Firma riset Canalys mencatat 81% pertumbuhan penjualan tahunan mendorong Huawei melampaui Xiaomi. Data ini dikeluarkan Canalys sebelum laporan penjualan smartphone China di kuartal ketiga 2015 resmi dirilis.
Jadi seperti dikutip dari Tech Crunch, Jumat (23/10/2015), belum diketahui daftar lebih lengkap perolehan serta posisi vendor lain seperti Apple, Samsung dan lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Persaingan Huawei dengan Xiaomi memang cukup sengit. Meski sama-sama berasal dari China, Huawei tak ingin disandingkan dengan Xiaomi. Beberapa waktu lalu, petinggi Huawei mengeluarkan pernyataan bahwa lawan sepadan perusahaannya adalah Samsung.
Pada 2014 lalu, Huawei dilaporkan berhasil mencatat penjualan sebanyak 75 juta unit ponsel. Meski jumlah penjualannya terbilang besar, nyatanya Huawei harus berjibaku memperebutkan posisi tiga sebagai produsen ponsel terbesar dunia melawan Xiaomi, Lenovo dan perusahaan China lainnya.
Sedangkan Samsung dan Apple mengisi posisi satu dan dua dengan angka penjualan yang cukup sulit disaingi. Salah satu eksekutif Huawei, Richard Yu keberatan jika Huawei disetarakan dengan Xiaomi.
Dikatakannya, target yang diincarnya adalah Samsung sebagai pemuncak posisi. Bahkan Yu sampai berani mengatakan bahwa Xiaomi tak punya peluang bila berhadapan dengan Huawei, tepatnya di segmen ponsel kelas atas.
(rns/ash)