Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Samsung Bantah PHK Karyawan

Samsung Bantah PHK Karyawan


Rachmatunisa - detikInet

(Getty Images)
Jakarta - Kabar bahwa Samsung akan mengurangi 10% tenaga kerjanya membuat perusahaan asal Korea Selatan itu resah. Samsung pun merasa perlu melakukan klarifikasi.

Chief Financial Officer Samsung Lee Sang-hoon membantah kabar yang pertama kali dilaporkan Korean Economic Daily tersebut. Yang sebenarnya terjadi, Samsung berencana melakukan relokasi, bukan memangkas jumlah karyawan.

"Kami melakukan standar relokasi, staf akunting, human resource dan public relation akan dikirim ke divisi marketing atau sales," jelasnya, seperti dilansir IT Pro Portal, Kamis (10/9/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada berita sebelumnya, selain menyebut adanya 10% pemutusan hubungan kerja (PHK), Korean Economic Daily juga mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya yang mengatakan Samsung berharap bisa mengurangi beban biaya pekerja sebesar 50% hingga 2016.

Samsung pun memberikan komentar bahwa pemangkasan biaya adalah proses yang berkelanjutan di perusahaan selama beberapa tahun. Namun Samsung menolak menyebutkan target khusus untuk ini atau tahun depan.

Beredarnya kabar PHK karyawan Samsung bukan tanpa sebab. Performa bisnis Samsung yang agak menurun memunculkan beragam spekulasi. Meski masihh memimpin di pasar smartphone dengan pangsa pasar 21,4%, Samsung mengalami penurunan keuntungan selama tujuh kuartal berturut-turut.

Tak heran, kalangan investor menyoroti dengan tajam kondisi ini. Data terbaru pada Juli silam, Samsung membukukan keuntungan bersih 5,75 triliun won untuk kuartal kedua di 2015. Perolehan ini turun 8% dari periode yang sama di tahun lalu.

(rns/fyk)







Hide Ads