Mesti tak lagi menjadi CEO, Costolo bakal tetap mengabdi di situs mikroblogging tersebut pada tataran board of directors. Perubahan ini akan efektif per 1 Juli 2015.
Lantai bursa langsung bereaksi atas perubahan yang terjadi di tampuk pimpinan Twitter. Saham situs ini sempat melonjak hampir 8% setelah beberapa jam pengumuman resmi lengsernya Costolo.
Seperti dilansir Venture Beat, ini merupakan keputusan yang sangat penting bagi masa depan Twitter. Pasalnya, mereka tengah berada dalam sorotan kritik setelah dianggap kurap 'meledak' dalam urusan jumlah pengguna dan revenue.
Twitter sendiri kini tercatat memiliki 302 juta pengguna aktif setiap bulannya dan sumber daya 3.900 karyawan.
(ash/ash)