Isu ini datang dari sumber yang tak ingin disebut namanya. Dia mengatakan bahwa mereka siap menjual iPhone ke Iran, namun dengan beragam pertimbangan.
Masuknya Apple ke Iran, dikatakan oleh sumber itu sebagai salah satu hubungan diplomatik di masa depan, walaupun juga disiapkan kalau sanksi kembali mendera Iran. Demikian yang disitat detikINET dari Apple Insider, Kamis (30/10/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agak mengejutkan memang, karena barat masih ketar-ketir tentang proyek nuklir yang dipunyai oleh Iran. Sehingga sanksi yang dilonggarkan, bisa kapan saja untuk diketatkan kembali.
Presiden AS Barack Obama memberikan keringanan tentang ekspor produk elektronik, karena dengan teknologi bisa menjadi alat untuk mendorong masyarakat menggoyahkan rezim pemerintahan.
(tyo/ash)