Serah terima jabatan ini efektif berlaku awal Oktober 2014. Herbert yang menggantikan Jason, sejatinya bukan orang baru di perusahaan. Sebelumnya ia duduk di posisi Deputy President Director.
Dengan bekal pengalaman 10 tahun di perusahaan, sosok Herbert dinilai paling tepat untuk meneruskan trah kepemimpinan Jason sejak Acer hadir di Indonesia 1998 silam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jason yang duduk di sebelah detikINET, mengaku akan melanjutkan karirnya memimpin salah satu perusahaan aplikasi mobile. Namun sayangnya, ia belum boleh mengumumkannya secara resmi karena masih terikat dengan Acer hingga 1 Oktober mendatang.
"Mobile apps is the next big thing. Ini industri yang menarik di masa depan. Kalau kamu tanya saya empat tahun yang lalu, saya akan bilang industri properti yang akan besar. Tapi sekarang, menurut saya prospek besarnya ada di aplikasi mobile," bisik Jason.
Selama dipimpin Jason, Acer tumbuh jadi perusahaan teknologi yang cukup disegani. Di segmen notebook, misalnya, Acer sering duduk di posisi puncak sebagai vendor dengan angka penjualan terbesar di Tanah Air.
(rou/ash)