Hitachi Data System (HDS), anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh Hitachi Ltc, telah merilis prediksi tren IT pada tahun 2014. Disampaikan Adrian De Luca, Chief Technology Officer (CTO) HDS APAC, berikut 5 tren IT yang akan memberikan dampak besar di antara perusahaan:
1. Analisa Big Data Tak Lagi Hanya Sekadar Konsep
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, hal itu baru terbatas dalam keyakinan, alias belum sampai pada langkah nyata. Nah, diprediksi tahun depan, perusahaan-perusahaan akan mulai menjajaki tantangan yang dihadapi big data yakni teknologi dan organisasi.
"Meski adopsi big data lamban, tapi kami melihat akselerasi di sejumlah area, seperti telekomunikasi dan bisnis," papar Adrian de Luca, dalam acara Asia Pasific Media Tour Media Tour Hitachi Data Systems 2013 yang digelar di Sydney, Kamis (28/11/2013).
2. IT Jadi Inovator Bisnis
Departemen IT tak lagi hanya sebagai pelaksana teknologi namun sudah dijadikan inovator bisnis. Hal ini terkait dengan cloud-broker model yang kian menjadi daya tarik di wilayah Asia Pasific.
3. Kekhawatiran mengenai keamanan data 'naik level'.
Kekhawatiran akan keamanan data kian meningkat. Pada tahun depan, organisasi akan meninjau ulang kebijakan keamanan mereka dan mencari solusi untuk membentengi data pengguna. Neville mengatakan hal tersebut bukan hanya terjadi setelah kasus Edward Snowden merebak saja.
4. Data yang tidak terstrukturisasi dari komunikasi mobile akan 'meledak'
Tak bisa dielakkan, penggunaan smartphone yang kian meluas berandil besar dalam pertumbuhan mobile data. Para operator telekomunikasi perlu menerapkan solusi manajemen data baik untuk pengiriman konten maupun analisa data. Mereka yang melakukannya akan memperoleh keuntungan dalam kompetisi yang mereka hadapi. "Asia Pasific memimpin dalam meledaknya mobile data," ujar Adrian.
5. Kompetisi Digital Hub di Asia
Kompetisi di antara negara dan region untuk menjadi digital hub di Asia bakal mencapai tahap kritis di tahun 2014.
Industri data center di Asia Pasific akan berkembang karena kompetisi tersebut dan organisasi memakai cloud sebagai kesempatan untuk mentranformasikan legacy IT mereka menjadi consumption-based IT model yang baru.
(sha/tyo)