Kerugian yang ditelan oleh Sony membuat raksasa elektronik itu akan menerapkan kebijakan tak populis. Rencananya Sony akan menjual salah satu markas besarnya di Tokyo, Jepang.
Dikabarkan Dow Jones dan dikutip detikINET, Jumat (11/1/2013), Sony ingin mengincar USD 1,14 miliar sampai USD 1,48 miliar dari penjualan kantor utamanya tersebut untuk membantu perusahaan mengatasi kerugian.
Konsep yang dilakukan Sony akan meniru Nokia, dimana perusahaan ponsel tersebut menjual kantor utamanya di Espoo ke perusahaan lain, kemudian Nokia menyewa kembali. Tujuannya hampir sama, untuk mengurangi beban biaya sebagai bagian dari strategi baru smartphone dan bisnis mobile.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam beberapa bulan terakhir, Sony memberikan rencana restrukturisasi, termasuk keputusan untuk menutup pabrik lensa dan memangkas sekitar 2.000 pekerjaan melalui pensiun dini.
(tyo/ash)