Salah satunya Asus. Kendati sempat dilaporkan bahwa vendor Taiwan itu akan berhenti memproduksi netbook, Indonesia diperkirakan akan tetap kedatangan netbook ini.
"Ya, tentu saja. Asus masih akan memasukkan netbook ke Indonesia. Karena memang pasar di sini masih besar," tukas Rex Lee, Asus Regional Director For South East Asia, di peluncuran jajaran Asus-Windows 8, di Hotel Le Meredien, Rabu (10/1/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Lee, Indonesia hampir sama karakteristiknya dengan pengguna komputer di India. Selain menginginkan laptop yang murah meriah dan berlayar kecil tapi ringkas.
"Memang tablet sudah booming di sini, akan tetapi tampaknya pengguna Indonesia masih lebih menyukai keyboard dengan bentuk fisik," tambahnya.
Asus berjanji, jajaran netbook yang akan dilempar sepanjang tahun 2013 ini merupakan seri terbaru. Bukan menghabiskan stok di gudang.
"Akan ada seri terbaru yang akan kami luncurkan di kuartal kedua. Tunggu saja," tandasnya.
(tyo/ash)