Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Tokoon IM2 Garap Pasar e-Commerce Jatim

Tokoon IM2 Garap Pasar e-Commerce Jatim


Achmad Rouzni Noor II - detikInet

Jakarta - Tingginya jumlah usaha kecil menengah (UKM) di Jawa Timur membuat Indosat Mega Media (IM2) kepincut untuk mengedukasi wilayah itu agar suatu saat bisa menjadi basis pasar e-commerce terbesar yang digarapnya melalui Tokoon.com.

Dari data Badan Pusat Statistik, jumlah UKM di Jawa Timur saat ini berkisar 4,2 juta UKM. Sebanyak 362,45 ribu UKM berada di wilayah Surabaya. Rata-rata bergerak di bidang makanan, fashion, sepatu dan sandal, serta souvenir dan mebel.

Sri Priyo Utomo, General Manager PT Indosat Mega Media Regional Timur, mengatakan bahwa program pelatihan e-commerce di Jawa Timur digelar di kota Surabaya dan Malang. Dalam pelatihan tersebut, pelaku UKM akan diberikan pengetahuan e-commerce berupa edukasi pemanfaatan teknologi informasi dan perangkat komputer.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pelaku UKM juga dibekali dengan strategi pemasaran online dan kesempatan melakukan praktek langsung. Selain di Jawa Timur, program pelatihan serupa sudah diadakan perusahaan di beberapa daerah sentra UKM seperti di Pekalongan, Solo, Yogyakarta, dan Jepara.

"Melalui program ini kami memperkenalkan Tokoon.com merupakan mitra yang tepat bagi UKM untuk menembus pasar internasional. Kami juga memperkenalkan fasilitas di Tokoon.com seperti hosting 1GB secara gratis, template website dan domain," kata Priyo melalui keterangan tertulis, Jumat (14/12/2012).

Tak hanya di Jatim, IM2 juga membuka kesempatan bagi pelaku UKM lain yang memerlukan pendampingan dan pelatihan, di berbagai wilayah di Indonesia. Pendampingan yang dilakukan IM2 akan dilaksanakan secara door to door.
Β 
Anak usaha Indosat ini juga berencana meningkatkan fokus bisnisnya di layanan aplikasi dan konten mobile untuk mengantisipasi tingginya pertumbuhan layanan data di masa depan. Perusahaan menargetkan pendapatan bisnis aplikasi dan konten mobile dalam lima tahun ke depan mencapai Rp 1 triliun.

IM2 mengestimasi pendapatan usahanya tahun ini mencapai Rp 300 miliar, turun sekitar 50% dari pendapatan tahun lalu yang Rp 640 miliar. Penurunan pendapatan ini akibat bisnis internet di segmen ritel dan korporasi yang semula dikelola IM2 diambil alih oleh induk usaha sejak awal tahun ini.

(rou/rou)







Hide Ads