"Kami biasanya bermain di pasar enterprise besar. Kini, keahlian kami di segmen tersebut kami bawa ke UKM. Kami ingin membantu para UKM di Indonesia menumbuhkan bisnisnya," ucap Ray Teske, Managing Director Avaya ASEAN dalam jumpa pers di Jakarta.
Teske mengklaim solusi yang disediakan Avaya dapat digunakan dengan mudah dan harganya terjangkau. Layanan mereka mencakup Avaya IP Office, Avaya Ethernet Routing Swicth (ERS) 3500 for SME dan Scopia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Endang Rachmawati selaku Country Director Avaya Indonesia berharap produk barunya ini akan diminati oleh UKM yang berbasis di daerah. Avaya pun memperkuat jalur distribusinya sekaligus gencar berpromosi.
Solusi komunikasi dari Avaya membutuhkan bandwidht internet untuk dapat bekerja. Namun mereka mendesainnya sedemikian rupa sehingga dapat digunakan meskipun kecepatan internet rendah.
"Dengan menggunakan jaringan 3G di Indonesia, konferensi video melalui solusi Avaya sudah bisa berjalan dengan lancar," kata Endang.
"Memang infratruktur internet di Indonesia jika dibandingkan Singapura misalnya, masih kalah. Namun nantinya akan semakin bertambah bagus," imbuh Ray dengan nada yakin.
Untuk memperkuat komitmennya di pasar Indonesia, Avaya pun membuka kantor perwakilan di bilangan jalan Sudirman, Jakarta. Indonesia memang dianggap sebagai pasar yang sangat penting bagi Avaya.
"Anggaran IT oleh perusahaan di Indonesia tumbuh pesat. Bahkan sudah melebihi Thailand yang semula berada di posisi pertama," ucap Ray Teske yang asal Kanada ini.
(fyk/ash)