Menurut Kilar melalui perusahaan yang dipimpinnya, dirinya belum berminat untuk berganti 'kapal' dan menerima tawaran menjadi pucuk pimpinan tertinggi yang baru saja ditinggalkan Scott Thompson akibat skandal pemalsuan gelar sarjana.
"Menurut berita yang beredar, Jason Kilar menjadi kandidat kuat dari daftar pencarian CEO untuk Yahoo. Tanpa mengurangi rasa hormat, dia (Kilar-red) menyatakan untuk menolak mempertimbangkan tawaran tersebut," tulis pernyataan Hulu, seperti detikINET kutip dari SF Gate, Minggu (8/7/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Padahal Kilar menjadi satu dari beberapa lawan yang memperebutkan posisi tersebut di mana akan berkompetisi dengan CEO interim Yahoo, Ross Levinsohn.
Dia sendiri cukup mempunyai daftar mentereng dalam bekerja di perusahan besar. Sebelum berlabuh di Hulu, Kilar sempat bekerja di Walt Disnye Co dan Amazon.com.
Di tangan dinginnya, Hulu sukses menjadi situs video online populer di Amerika Serikat. Menurut data dari comScore, Hulu berhasil mendulang hampir 26 juta viewer.
(eno/eno)