Restrukturisasi besar-besaran dilaporkan bakal dilakukan Yahoo. Hanya saja, imbas perombakan tersebut akan memberi dampak terhadap aksi PHK yang kemungkinan akan menimpa ratusan karyawan.
Dilansir Reuters, Selasa (6/3/2012), kebijakan tersebut rencananya bakal diumumkan pada akhir bulan Maret. Langkah ini disebut-sebut sebagai keputusan terbesar semenjak CEO Yahoo Scott Thompson memangku jabatan sebagai nakhoda.
Perubahan ini sendiri dikatakan muncul setelah raksasa internet tersebut menyewa Boston Consulting Group. Konon, mereka yang terkena dampak restrukturisasi berada di divisi produk, research, marketing, public relation dan bisnis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diketahui sebelumnya, di akhir tahun 2010, Yahoo juga telah melakukan PHK pada 600 karyawan. Memang, lebih dari 500 juta orang memakai produk Yahoo setiap bulannya, namun mengacu pada data perusahaan, share dari iklan online mereka merosot hingga 13,1% di tahun lalu.
(sha/ash)