Dalam pernyataannya, Nokia memutuskan melakukan PHK tersebut karena ingin mengalihkan basis produksi smartphone ke Asia. Perakitan smartphone dipandang lebih efisien dilakukan di Asia karena mayoritas supplier komponen berada di benua ini.
Dikutip detikINET dari Reuters, Rabu (8/2/2012), ketiga pabrik yang dilanda pemutusan kerja itu masih akan beroperasi. Namun lebih untuk proses kustomisasi smartphone yang ditujukan ke pasar Eropa dan Amerika.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nokia saat ini masih berstatus sebagai vendor ponsel terbesar di dunia. Namun mereka keteteran di segmen smartphone yang didominasi handset Android serta iOS.
Vendor asal Finlandia itu kini menggantungkan asa pada sistem operasi Windows Phone buatan Microsoft. Mereka telah merilis sejumlah seri Nokia Windows Phone yaitu Lumia 800, Lumia 710 dan Lumia 900.
(fyk/ash)