Panasonic telah memperingatkan pihak-pihak terkait bahwa mereka akan rugi USD 10 miliar dalam periode 1 tahun yang berakhir Maret 2012. Sedangkan Sharp memperingatkan kerugian sebesar USD 4,5 miliar.
"Saya bertanggung jawab atas kerugian yang sangat besar ini," kata Presiden Panasonic, Fumio Othsubo sembari meminta maaf.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kalah saing dengan rival yang dipimpin Samsung Electronics juga menjadi sebab utama. Sebagai perbandingan, Samsung mencatat profit USD 4,7 miliar.
Di sektor bisnis televisi misalnya, Samsung dan LG menang telak dibanding para rival asal Jepang itu. Di sektor lain seperti smartphone, vendor Jepang juga tak berbicara banyak di ranah global.
"Produsen elektronik Jepang sedang dalam kerusakan total. Mereka seharusnya berkompetisi dengan ide-ide, tidak sekadar teknologi," kata Masamitsu Ohki dari Stats Investment Management yang detikINET kutip dari Bloomberg, Selasa (7/2/2012).
(fyk/ash)