Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Aneh! Ribuan Ikan Kecil Ini Bisa 'Mendaki' Air Terjun 15 Meter

Aneh! Ribuan Ikan Kecil Ini Bisa 'Mendaki' Air Terjun 15 Meter


Rachmatunnisa - detikInet

Shellear fish (Parakneria thysi)
Aneh! Ribuan Ikan Kecil Ini Bisa 'Mendaki' Air Terjun 15 Meter Foto: Scientific Reports
Jakarta -

Fenomena tak biasa ditemukan oleh para ilmuwan di Afrika. Ikan bertubuh kecil ternyata mampu 'memanjat' air terjun setinggi sekitar 15 meter. Kemampuan ini sangat jarang ditemukan pada ikan, apalagi di wilayah tersebut.

Ikan yang dimaksud adalah shellear fish (Parakneria thysi), spesies kecil yang hidup di kawasan Cekungan Kongo bagian atas. Ukurannya hanya sekitar 3-5 cm, namun mampu melakukan perjalanan ekstrem dengan memanjat bebatuan di balik air terjun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Penelitian ini dipimpin oleh Pacifique Kiwele Mutambala dari University of Lubumbashi, Republik Demokratik Kongo. Ia bersama timnya mendokumentasikan perilaku unik ini selama periode 2018 hingga 2020 di Air Terjun Luvilombo.

"Yang membuat penemuan ini menarik, fenomena ribuan ikan memanjat air terjun sebenarnya sudah lama diceritakan oleh masyarakat lokal, tetapi belum pernah dibuktikan secara ilmiah hingga sekarang," ujar Mutambala, dikutip dari Scientific Report.

Dalam rekaman yang berhasil diambil, ikan-ikan kecil ini terlihat bergerak perlahan di permukaan batu yang licin di balik derasnya air. Mereka menggunakan sirip dan tubuhnya untuk mencengkeram permukaan, lalu naik sedikit demi sedikit melawan arus.

Perilaku ini sangat tidak biasa karena sebagian besar ikan hanya mampu berenang melawan arus, bukan memanjat permukaan vertikal. Para peneliti menduga kemampuan ini berkaitan dengan kebutuhan migrasi, kemungkinan untuk mencapai area hulu yang lebih aman atau kaya sumber makanan.

Selain itu, kemampuan ini juga menunjukkan adaptasi luar biasa terhadap lingkungan ekstrem. "Penemuan ini penting untuk memahami keanekaragaman hayati konservasi wilayah tersebut," jelasnya.

Ia memperingatkan bahwa aktivitas manusia seperti pembangunan bendungan atau pengalihan aliran air bisa mengganggu jalur migrasi unik ikan ini. Fenomena ikan yang bisa 'mendaki' sebenarnya pernah ditemukan di beberapa wilayah lain di dunia, tetapi temuan di Afrika ini menjadi bukti pertama yang terdokumentasi dengan baik di kawasan tersebut.

Saksikan Live DetikPagi:




(rns/afr)




Hide Ads