Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Kota Kecil di China Jadi Pesaing Indonesia Gaet Investor Pabrik PC

Kota Kecil di China Jadi Pesaing Indonesia Gaet Investor Pabrik PC


- detikInet

Jakarta - Investor yang berasal dari China dan Taiwan disebutkan tengah menjajaki peluang untuk membangun pabrik PC di Indonesia. Namun jalan Indonesia untuk dipilih tidaklah mudah, sejumlah negara di kawasan Asia menjadi pesaing untuk mendapatkan kucuran dana sang investor.

Ketua Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (Apkomindo) Suhanda Wijaya menyebutkan, setidaknya ada nama China, Vietnam, dan Thailand yang juga menjadi pertimbangan para investor tersebut untuk membangun basis produksi PC-nya.

"Untuk China saat ini upah SDM di sana juga terbilang telah tinggi, namun jika bergeser ke kota-kota kecil seperti di pesisir penawarannya lebih kecil. Tinggal dilihat apakah di sana memiliki akses ke pelabuhan dan infrastruktur," tukasnya kepada detikINET, Rabu (4/1/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara Vietnam dan Thailand sebelumnya memang sudah dikenal menjadi salah satu bidikan para penggiat industri untuk membangun basis produksinya di ASEAN. "Namun seperti kita ketahui, Thailand kemarin baru saja diterpa banjir, ini tentu menjadi pertimbangan," lanjut Suhanda.

Lalu bagaimana dengan Indonesia? Tanah Air dinilai memiliki peluang yang sangat besar untuk menarik investor tersebut. Hal ini bisa dilihat dari penerasi industri IT Indonesia yang baru di kisaran 6%.

"Dari angka itu bisa dilihat bahwa peluang yang ada ke depannya masih sangat besar, karena masih banyak yang belum tergarap," lanjutnya

Suhanda sendiri menilai semua negara menjadi pesaing berat Indonesia. Tinggal tergantung si investor dalam menimbang-nimbang kondisi dan fasilitas yang ada untuk kemudian disesuaikan dengan rencana bisnis pabrik PC yang akan dibangunnya. Apakah untuk kepentingan ekspor atau diperuntukkan bagi pasar domestik?

"Semua pesaing memiliki kelebihan dan kekurangan. Di Indonesia sendiri masalahnya mungkin dari sisi fasilitas lahan yang dipergunakan sekian tahun, untuk pajak mungkin masih bisa diatur pemerintah, sedangkan birokrasi kita masih terus berbenah," jelasnya.

Apkomindo pun berharap pemerintah bisa melihat peluang dari ketertarikan investor asing ini yang ingin membuka pabrik PC-nya di Indonesia. Dimana konsolidasi dari setiap pihak terkait diperlukan untuk menggolkan rencana tersebut.

"Sebab apa yang ingin dibangun mereka bukan cuma pabrik assembly saja, melainkan lini produksi keseluruhan dari komponen yang ada. Bisa dibilang ingin membangun ekosistem produksi tersebut," Suhanda menandaskan, tanpa mau menyebut nama calon investor yang dimaksud.


(ash/fyk)




Hide Ads