Pengurangan karyawan sebesar 10% tersebut akan menimpa sekitar 1.400 pekerjaan. Dari hasil pengurangan ini dilaporkan AMD akan menghemat nominal USD 200 juta, sebuah langkah besar pertama yang dilakukan oleh CEO baru Rory Read.
Uang ratusan juta tersebut nantinya akan dipakai AMD untuk diinvestasikan ke pendesainan chip lower-power dan processor yang cocok untuk market data center yang terus berkembang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip detikINET dari Cnet, Jumat (4/10/2011), AMD terus menerus kehilangan share di market chip. Ia kalah bersaing dengan Intel yang mengklaim memperoleh pemasukan dari microprocessor sebesar 82,6%. Di lain sisi, pemasukan AMD pada kuartal pertama tahun ini ialah sebesar 10,1%, turun dari periode tahun lalu (11,8%).
Kemudian pada kuartal kedua, Intel meraih 81,8% market chip global, naik 1,1% dari kuartal yang sama tahun 2010. Share AMD lagi-lagi menukik sebesar 1,1% sehingga menjadi 10,4%.
Read sendiri menjadi CEO produsen processor terbesar kedua di dunia ini pada bulan Agustus. Sosok yang dulunya menduduki jabatan Chief Operating Officer Lenovo Group ini menggantikan Dirk Meyer yang mundur pada bulan Januari.
(sha/fyk)