Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
'Rumor iPhone 5 Bikin Saham Apple Merosot'

'Rumor iPhone 5 Bikin Saham Apple Merosot'


- detikInet

Jakarta - Apple kecewa dengan hasil laporan perdagangan saham Wall Street. Untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun, laporan ini tidak sesuai harapan. Rumor iPhone 5 yang santer terdengar dalam beberapa bulan terakhir, dituding Apple sebagai penyebabnya.

Saham Apple jatuh sebesar tujuh persen dalam perdagangan saham yang diperpanjang pada Selasa kemarin, menggerus sekitar USD 27 miliar dari nilai perusahaan teknologi terbesar di dunia tersebut. Ini adalah laba per kuartal pertama Apple di bawah kepemimpinan Chief Executive Tim Cook, yang ditunjuk menggantikan Steve Jobs Agustus silam.

"Para investor mulai berspekulasi, perubahan ini terjadi sepeninggal Jobs dan akan banyak tantangan ke depan," kata Channing Smith, Co-Manager Capital Advisors Growth Fund, salah satu pemegang saham di Apple.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dilansir Reuters dan dikutip detikINET, Rabu (19/10/2011), Apple menjual 17,07 juta unit iPhone pada kuartal keempat tahun fiskal ini yang berakhir 24 September. Meski banyak yang memuji, namun angka ini cukup jauh dari yang sebelumnya diperkirakan analis sebanyak 20 juta. Analis memiliki prediksi yang begitu tinggi mengingat iPhone adalah produk andalan Apple yang berkontribusi sekitar 40 persen dari penjualan tahunan Apple.

Pendapatan Apple naik 39 persen menjadi USD 28,27 miliar, kendati demikian, ini sedikit lebih rendah dari rata-rata perkiraan analis yang mematok di kisaran USD 29,69 miliar. Banyak yang menyebutkan, ini adalah pertama kalinya pendapatan Apple tidak memenuhi perkiraan sejak kuartal keempat tahun fiskal 2008.

Pengumuman iPhone 4S sebelumnya memang diberitakan gagal menyenangkan investor Apple. Hal ini mengkibatkan sahamnya turun. Beberapa saat setelah perilisan iPhone 4S, saham sempat goyah, turun sekitar 20 poin. Ini dikarenakan ternyata Apple tidak mengumumkan keberadaan iPhone 5 yang sebenarnya paling dinanti. Namun meski saham Apple dilaporkan turun, posisinya terbilang masih aman.


(rns/wsh)





Hide Ads