Demikian proyeksi bisnis yang diperkirakan Otto Benni Hantoro, Direktur Business Solution TelkomSigma -- anak perusahaan Telkom. Pasar cloud enterprise termasuk portofolio bisnis yang mulai diseriusi Telkom.
"Dari Rp 300 miliar itu target kami bisa meraih sedikitnya 30% atau sekitar Rp 80 miliar hingga Rp 100 miliar," ujarnya pada detikINET di sela kerja sama infrastruktur antara TelkomCloud dan NetApp, di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (4/10/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bank, misalnya, dibandingkan mereka beli data center, hardware, dan network sendiri, tentu biayanya jauh lebih tinggi. Jika mereka menggunakan platform dan infrastruktur cloud, mereka bisa saving cost 30%-50%. Belum lagi aspek reliability dan security sudah terpenuhi," paparnya.
Layanan TelkomCloud yang disediakan TelkomSigma, dibandung menggunakan perangkat pengelolaan data dari vendor NetApp yang mendukung transisi perusahaan menuju shared IT infrastructure yang fleksibel dan efisien, serta mendukung secure multi tenancy, dalam one-day services.
"NetApp sebagai mitra strategis melengkapi layanan ini dengan teknologi secure multi tenancy sehingga arsitektur cloud enterprise lebih terjamin keamanannya," kata Roy Kaluku, Sales Director NetApp Indonesia.
(rou/ash)