Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Performa Bisnis RIM Turun di Bawah Perkiraan

Performa Bisnis RIM Turun di Bawah Perkiraan


- detikInet

Jakarta - Di kuartal pertama tahun fiskal 2012 ini, Research In Motion (RIM) memang sukses membukukan pendapatan USD 4,9 miliar. Pencapaian ini diklaim tumbuh 16% dibandingkan kuartal sama di tahun sebelumnya. Namun para analis menilai, hasil ini sebenarnya lebih buruk dari yang mereka perkirakan.

Tujuh pekan silam, si pembesut BlackBerry ini menurunkan angka prediksi keuntungan perusahaannya. RIM sendiri mengakui, meski pencapaiannya kali ini tumbuh dibandingkan kuartal sama tahun lalu, namun menurun 12% jika dibandingkan kuartal sebelumnya.

Analis menilai, seperti dikutip detikINET dari New York Times, Jumat (17/6/2011), pencapaian RIM kali ini justru memperlihatkan bagaimana perusahaan asal Kanada ini berjuang keras dalam persaingannya dengan iPhone dan smartphone Android.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

RIM melaporkan adanya penurunan hampir 10 persen pada penghasilan bersihnya di kuartal pertama tahun fiskal 2012. Hal ini diakui co-CEO RIM Jim Balsillie di antaranya disebabkan oleh penundaan kehadiran produk baru. RIM bahkan sudah wanti-wanti kalau di kuartal sekarang dan tahun fiskal ini perusahaannya bisa saja mengalami penurunan di bawah prediksi Wall Street.

Catatan lain menyebutkan, ini adalah yang kedua kalinya di tahun ini, prospek keuntungan RIM diuji.

Namun demikian, Balsillie mengatakan bisnis RIM tetap menguntungkan dan solid secara keseluruhan dengan pertumbuhan pangsa pasar di sejumlah wilayah di seluruh dunia.

"Kami memiliki bisnis yang kuat. Kami telah membuat upgrade platform utama dan kami hampir melewati transisi ini," ujarnya.

Beberapa analis tidak pesimistis bahwa kehadiran produk baru akan cukup membantu. "Orang-orang tidak akan menunggu. Mereka akan beralih ke platform lain," kata Peter Misek, analis dari Jefferies & Company.


(rns/ash)







Hide Ads