Namun di balik itu, hadirnya cloud computing juga diprediksi bisa mengancam para tenaga kerja TI di Indonesia, yaitu mereka yang masih bekerja secara konvensional. "Cloud Computing bakal mengancam para tenaga kerja TI konvensional," ujar Susanto Djaja, President Director Metrodata, di Shangri La Hotel, Kamis (21/10).
Apa yang dikatakan katakan Susanto bukanlah tanpa alasan. Ia mengklaim, teknologi itu bisa mempersingkat waktu ketika pengguna ingin melakukan perubahan. Sehingga, kehadiran pekerja TI konvensional di lokasi tidak selalu dibutuhkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski belum banyak digunakan, layanan Clod Computing tampaknya mulai menjamur di Indonesia. Beberapa vendor besar pun sudah menyiapkan beberapa produknya, sebut saja Dell, Hewlett-Packard (HP), Cisco atau pun Microsoft.
Siapkah pekerja TI konvensional Indonesia untuk perubahan itu?
(wsh/wsh)