Hal ini diungkapkan firma riset Consultancy Frost and Sullivan. Disebutkan, smartphone akan mengambil porsi sebesar 54 persen dari total pasar ponsel Asia Pasifik dalam lima tahun mendatang, meningkat sangat tajam dari tahun 2009 yang hanya lima persen.
Manager Consultancy Frost & Sullivan Marc Einstein menyebutkan, melonjaknya tingkat penjualan smartphone sangat potensial mendorong pendapatan besar bagi para operator telekomunikasi, seiring membanjirnya permintaan akan layanan data.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Smartphone sangat penting untuk bisnis mobile broadband setiap operator, ARPU (Average Revenue Per User) pengguna smartphone biasanya meningkat sebesar 25 hingga 100 persen setelah bergantung pada pasar," kata Einstein seperti dikutip detikINET dari AFP, Senin (23/8/2010).
Dia menambahkan, pasar Asia Pasifik khususnya sangat menarik untuk smartphone, mengingat terdapat peningkatan signifikan dalam penjualan smartphone di negara-negara seperti China, India dan Indonesia. (rns/ash)