Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Intel Akhiri Program Ekslusivitas Chip

Intel Akhiri Program Ekslusivitas Chip


- detikInet

Jakarta - Intel setuju untuk tak lagi memberlakukan penjualan bundling eksklusif guna menghentikan dominasinya di pangsa pasar chip. Demikian pengumuman yang disampaikan Federal Trade Commission (FTC) Amerika Serikat (AS) pekan ini.

Para analis memperkirakan, keputusan ini akan sedikit mengubah pangsa pasarΒ  Intel. Namun analis dari WedBush Securities, Patrick Wang menilai postif langkah ini. "Intel bisa meminimalisir kerugian dan segera menyelesaikannya," kata Wang.Β 

Bermula dari laporan rival Intel, Advanced Micro Devices (AMD) dan pembuat chip grafis Nvidia, pada Desember 2009 FTC kemudian menyatakan Intel telah secara ilegal memanfaatkan dominasinya dalam persaingan di pangsa pasar chip. Untuk diketahui, Intel hingga saat ini masih menguasai sekitar 80 persen pangsa pasar mikroprosesor dunia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikutip detikINET dari Reuters, Kamis (5/8/2010), Intel akhirnya setuju untuk memungkinkan para produsen produk pelengkap seperti chip grafis, memiliki akses ke central processing unit besutannya enam tahun kedepan.

Selama bertahun-tahun, Intel mendapat tentangan keras dari para rivalnya karena dominasinya dalam taktik penjualan dan harga di ranah chip. Ketua FTC Jon Leibowitz menyebutkan, Intel mengatur compiler miliknya sehingga software akan berjalan sangat lambat pada prosesor yang dibuat AMD atau produsen chip lainnya.

Dengan adanya teguran dari FTC, pencipta 'otak' komputer ini sekarang dilarang untuk menawarkan kesepakatan eksklusif kepada vendor komputer untuk menggunakan chip mereka. Intel juga diharuskan mengubah kesepakatan hak cipta mereka dengan AMD, Nvidia dan Via. (rns/wsh)







Hide Ads
LIVE