Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Laporan dari Shenzhen
Huawei 'Raja Jaringan' dari Balik Tirai Bambu
Laporan dari Shenzhen

Huawei 'Raja Jaringan' dari Balik Tirai Bambu


- detikInet

Shenzhen - "Kami bukan perusahaan biasa. Kami kini menguasai pasar jaringan di dunia," kata Director Core Network Marketing Huawei, Ron Raffensperger di Markas Huawei di Bantien Longgang, Shenzhen, China, Selasa (3/8/2010).

Ron, pria asal AS alumni Silicon Valley ini mengemukakan, Huawei terus mengembangkan sistem teknologi jaringan. "Dan fokus kami kepuasan consumen," imbuhnya.

Untuk membuktikan kualitasnya, Huawei mengaku produknya sudah dipakai operator telepon di Inggris, Italia, dan sejumlah negara Eropa. "Saat ini kami memimpin dalam penyedia jaringan secara global," terang Ron yang baru 3 tahun bergabung dengan Huawei ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bila ditilik dari perusahaannya, Huawei memang bukan perusahaan sembarangan di China. Dengan lahan seluas 20 hektar lebih, Huawei membangun kompleks terpadu.

Mulai dari pabrik, gudang, pusat riset, pusat pelatihan dan pengembangan, rumah sakit, asrama karyawan, dan sejumlah fasilitas lainnya, tidak heran kalau Huawei menjadi salah satu perusahaan bonafide di China.

Dari seluruh dunia, semua karyawan ataupun operator yang terafiliasi dengan Huawei dilatih di 'Silicon Valey' di Shenzhen. "Di sini karyawan rata-rata berusia muda. Banyak di antara mereka yang bergelar doktor," urai Ron.

Sejumlah wartawan yang diundang Huawei Indonesia pun sempat ditunjukkan proyek pengembangan Huawei. Mulai dari teknologi LTE dan Wimax, hingga produk selular.

Bagaimana dengan kiprah Huawei di Indonesia? "Indonesia adalah pasar potensial, saat ini kami masuk dalam 3 besar dalam penyedia jaringan," tutupnya. (ndr/wsh)







Hide Ads