Dari jumlah itu, pendapatan dari sektor lisensi mencapai US$ 324 juta atau naik 42% dibandingkan kuartal II 2009. Sementara pendapatan jasa yang termasuk pemeliharaan piranti lunak dan jasa profesional senilai US$ 350 juta atau naik 54%.
Asia Pasifik menjadi salah satu roda penggerak bisnis VMWare. Selain menambah jumlah karyawan di Asia Pasifik dan Jepang hingga 45%, VMWare juga mencatat pertumbuhan bisnis hingga 81% dibanding periode sebelumnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami melihat permintaan yang kuat dari enterprise yang menggelar infrastruktur awan privat. Ada juga pergerakan dari para penyedia layanan yang membangun layanan Awan publik," ujarnya, dikutip detikINET dalam keterangannya, Selasa (27/7/2010).
Selama kuartal II ini, semua negara yang masuk di wilayah operasional VMware Asia Pasifik dan Jepang membukukan pertumbuhan signifikan dengan Australia/Selandia Baru, Jepang dan China sebagai pasar terbesar.
Pertumbuhan VMware di ketiga negara wilayah tersebut masing masing mencapai 71%, 97% dan 94% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, India membukukan pertumbuhan 70%.
(ash/rns)