Apa sebabnya? Menurut Stan Shih selaku pendiri Acer, produsen asal negeri Paman Sam tak mampu memproduksi PC berharga murah yang diinginkan konsumen. Menurutnya, hal ini bakal membuat mereka mati perlahan.
"Trend komputer berharga murah masih akan bertahan di tahun-tahun mendatang. Namun pembuat komputer asal AS tidak tahu bagaimana melempar produk semacam itu ke pasaran," ucap Shih yang dilansir AFP dan dikutip detikINET, Rabu (20/1/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kesuksesan Acer memang antara lain didorong PC berharga terjangkau. Namun patut dicatat bahwa komputer berharga mahal tetap diminiati banyak konsumen, misalnya produk premium dari Apple.
Acer saat ini sukses menduduki posisi nomor 2 produsen komputer terbesar sejagat setelah mendepak Dell yang mengalami penurunan performa. Ada prediksi, Acer dapat menjungkalkan HP dan jadi vendor komputer terbesar di tahun 2011. (fyk/ash)