Dikatakan Monika Aryasetiawan, Senior Marketing Manager PT Datascript selaku distributor printer Canon, pada tahun lalu saja penjualan printer melorot 20 persen ketika menjelang dan di masa-masa hari raya. Tak hanya Idul Fitri, tapi saat Natal juga.
"Pada hari raya tahun ini juga kurang lebih penurunannya sebesar itu (20 persen-red.)," ujarnya kepada detikINET.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bisnis printer ini kan tidak seperti produk gadget seperti ponsel yang pada momentum hari raya justru bisa melonjak," ia menjelaskan.
Di Indonesia sendiri, pasar printer masih sangat didominasi oleh single function printer (SFP) ketimbang multi function printer (MFP).
Jurang pemisah kedua segmen ini tak tanggung-tanggung lebarnya. Yakni mencapai 90 persen untuk SFP dan cuma 10 persen untuk MFP. "Biasalah, di Indonesia harga murah masih menjadi pilihan utama," tandas Monika.
(ash/sha)