Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Jet Tempur Supersonik KF-21 Korsel Siap Diserahkan ke RI

Jet Tempur Supersonik KF-21 Korsel Siap Diserahkan ke RI


Fino Yurio Kristo - detikInet

Uji coba penerbangan perdana KF-21 Boramae yang sangat dinantikan oleh pecinta dunia militer dan kedirgantaraan baik di Indonesia maupun dunia itu berjalan sukses.
Jet tempur KF-21 Boramae. Foto: Dok. Youtube/Lycma Mil-Tech
Jakarta -

Korea Selatan dan Indonesia dilaporkan mencapai kesepakatan sementara untuk mentransfer salah satu dari enam prototipe jet tempur KF-21 Boramae milik Seoul ke Jakarta. Ini membawa program jet tempur gabungan jangka panjang mereka makin dekat ke tahap akhir.

Kesepakatan dicapai saat pembicaraan bulan Februari, menurut dokumen yang diajukan Administrasi Program Akuisisi Pertahanan (DAPA) Korea Selatan. Berdasarkan rencana tersebut, Indonesia akan menerima prototipe KF-21 kursi tunggal kelima yang telah digunakan dalam pengujian, termasuk pengisian bahan bakar di udara.

Paket tersebut bernilai sekitar 600 miliar won, atau sekitar USD 398 juta, sesuai revisi kontribusi keuangan yang disepakati Indonesia untuk dibayarkan. Jumlah itu mencakup sekitar 350 miliar won untuk pesawatnya beserta biaya lain yang terkait program tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penyerahan diperkirakan akan dilanjutkan setelah Indonesia menyelesaikan sisa pembayaran. Pemerintah RI telah membayar 536 miliar won dan diperkirakan akan melunasi tunggakan 64 miliar won pada Juni, bulan yang sama saat fase pengembangan KF-21 dijadwalkan berakhir setelah dikerjakan lebih dari 10 tahun.

Korsel meluncurkan proyek ini tahun 2015 untuk membuat jet tempur supersonik multiperan buatan sendiri, menggantikan pesawat-pesawat usang dan memperkuat industri kedirgantaraan domestiknya. Indonesia bergabung sebagai mitra pengembangan di bawah skema pembagian biaya yang mencakup transfer teknologi dan pengiriman satu pesawat prototipe.

ADVERTISEMENT

KF-21 Boramae adalah jet tempur canggih buatan dalam negeri pertama Korsel dalam skala sebesar ini. Dibuat Korea Aerospace Industries (KAI), jet mesin ganda ini ditujukan untuk menjalankan misi tempur udara modern dan dalam versi selanjutnya, untuk serangan presisi. Seiring waktu, ia diharapkan menggantikan jet tempur lama militer Korsel, termasuk F-4 dan F-5.

Dikutip detikINET dari Defence Blog, Rabu (8/4/2026) pesawat spesifik yang direncanakan untuk ditransfer ke Indonesia lebih dari sekadar penyerahan simbolis. Prototipe kelima tersebut telah digunakan dalam verifikasi penerbangan, termasuk pengujian kemampuan pengisian bahan bakar di udara, yang merupakan salah satu fitur inti pesawat.

Program ini bukannya tanpa hambatan. Indonesia awalnya berkomitmen menanggung sekitar 20% biaya pengembangan, tapi penundaan pembayaran berujung pada negosiasi antara kedua negara. Tahun lalu, kedua pihak sepakat mengurangi porsi pendanaan Indonesia jadi 600 miliar won, sekaligus memangkas tingkat transfer teknologi.

Transfer prototipe ini tampaknya menjadi tanda kedua negara ingin menjaga kemitraan saat pesawat bertransisi dari pengembangan ke tahap produksi. Pembicaraan juga kabarnya berlangsung mengenai kemungkinan kesepakatan Indonesia untuk membeli 16 jet tempur KF-21 versi produksi. Jika terealisasi, ini akan menjadi pesanan ekspor pertama bagi Boramae.




(fyk/fay)






Hide Ads