Seperti yang terjadi di Australia, bisnis game dan film kerap dijadikan patokan untuk perbandingan bisnis. Dan untuk 2008 lalu, pertarungan antar keduanya dimenangkan dengan telak oleh game.
Menurut data penjualan Interactive Entertainment Association of Australia (IEAA), pertumbuhan industri game mencapai 47 persen atau meraup untung 1,96 miliar dolar Australia sepanjang tahun lalu.
Film-film Box Office yang diputar di negara kangguru ini seakan tak kuasa mengejar pendapatan yang dihasilkan para gamer. Berdasarkan data Motion Picture Distributors Association of Australia, pertumbuhan industri film hanya meningkat 6% dengan meraup 946 juta dolar Australia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ron Curry, Chief Executive IEAA mengatakan, perubahan perilaku para gamer dan pengguna internet menjadi faktor utama yang memicu melonjaknya bisnis game ini. "Mereka yang dulunya lebih banyak menyendiri menghabiskan waktu di depan PC, kini mulai coba bersosialisasi dengan keluarga memainkan permainan bersama-sama," ujarnya.
"Game keluarga tumbuh 137 persen. Game musik, menari dan teka-teki menjadi game yang sangat diminati," imbuh Curry, seperti dikutip detikINET dari smartcompany, Jumat (23/1/2009).
Sementara Nintendo Wii menjadi raja konsol setelah sukses menjadi mesin game dengan penjualan terbanyak selama 2008. (ash/ash)