Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Utama Telkom Rinaldi Firmansyah rapat dengar pendapat bersama Komisi VI DPR RI di gedung DPR/MPR, Jakarta, Kamis (4/12/2008) dini hari.
"Portal itu nanti bentuknya super portal, tapi bukan news, kalau news kan sudah banyak ya," ungkapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun ia enggan merinci soal bisnis barunya tersebut. "Kontennya sudah ada, tapi nanti saja kalau sudah launching," tandasnya.
Investasi Luar Negeri
Mengenai total investasi Telkom di luar negeri, Ia mengatakan jumlahnya belum terlalu besar, bahkan bisa dibilang sedikit. "Investasi kita di luar negeri masih kecil," ujar dia.
Telkom yang telah membeli 9,8 persen saham perusahaan call center di Malaysia ini juga merambah bisnis kabel optik di Singapura dengan nilai investasi sebesar US$ 5 juta.
Perseroan juga terlibat dalam konsorsium Asian American Gateway (AAG) yang akan membangun jaringan kabel optik bawah laut sampai ke Amerika. Telkom juga memiliki wacana untuk melebarkan sayapnya hingga ke Timur Tengah lewat akuisisi perusahaan telekomunikasi milik Pemerintah Iran. (ang/dwn)