Puasa & Lebaran, 'Tambang Uang' Bagi Penjual Online

Ngopi bareng detikINET

Puasa & Lebaran, 'Tambang Uang' Bagi Penjual Online

Rachmatunisa - detikInet
Rabu, 10 Jun 2015 20:20 WIB
Suasana Ngopi detikINET
Jakarta -

Momen Ramadan sebentar lagi. Bagi para penjual online, ini adalah momentum yang tak boleh dilewatkan. Aktif di media sosial dan layanan marketplace bisa membawa berkah kalau tahu cara memanfaatkannya.

Poetry Gladies yang memasarkan kue-kue buatannya melalui akun Twitter dan Instagram @DapoerGladies mengatakan, momen Ramadan apalagi mendekati hari raya Idul Fitri, pesanannya akan bertambah banyak dari hari biasa.

"Kadang kalau mereka susah pesan dari Twitter dan Instagram, mereka biasanya sampai datang langsung ke rumah. Bulan puasa dan lebaran pesanan itu makin banyak," ujarnya berbagi cerita di acara Ngopi bareng detikINET di Conclave, Rabu (10/6/2015).

CEO Bukalapak.com Achmad Zaky mengamini perkataan Gladies. Dikatakannya, saat Ramadan, trennya penjualan menjadi dua kali lipat. Pasalnya, konsumen punya budget lebih yang memang disiapkan untuk berbelanja kebutuhan selama Ramadan dan lebaran.

"Yang buat mereka enjoy pasti laku menurut saya. Mulai dari makanan, pakaian, dan lain-lain di Ramadan akan naik dua kali lipat. Produk yang bisa dinikmati menurut saya di momen itu laku. Kalau gadget saya rasa nggak. Tapi lebih ke sesuatu yang dimakan atau juga yang dipakai seperti baju," ujar wanita manis ini.

Agar momen ini tidak terbuang sia-sia, Zaky pun mendorong para penjual online lebih aktif dari biasanya. Karena menurutnya, banyak usaha baru sukses justru dengan memanfaatkan momen Ramadan.

"Ini momen di mana rejekinya terbuka buat semua orang. Menurut saya harus lebih aktif caranya. Kalau puasa jangan mentang-mentang lemas jadi tidur terus. Tapi aktif ngetweet, posting di Instagram, lebih aktif upload barang di marketplace, kalau ada customer langsung dibalas," sarannya.

Gladies pun mengaku melakukan apa yang disarankan Zaky. Dia akan lebih aktif membuat postingan agar konsumennya tahu berbagai promo dan aktivitas yang dilakukan tokonya.

"Lebih banyak kasih informasi dari jauh-jauh hari apapun kegiatannya. Misalnya lagi hunting keranjang untuk parcel. Justru follower nanti jadi ikut kasih masukan, dan saya tahu apa yang mereka inginkan dari Dapoer Gladies," sebutnya.



(rns/fyk)