http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png
 
 

Klinik Internet Security

Keamanan Lemah, Situs Pemerintah Gampang Dibobol?

Konsultan: Alfons Tanujaya - detikinet
Selasa, 11/12/2012 10:56 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/12/11/1440/hackerdalam.jpg Ilustrasi (Ist)
Jakarta - Bagaimana kemanan situs-situs pemerintah di Indonesia? Sepertinya cukup sering dibobol peretas?

Jawaban [Vaksincom] :

Ibarat kata iklan teh, Apapun makannya, minumnya *** *****. Kalau dalam keamanan situs: Apapun situsnya, tergantung adminnya. Jadi kita tidak bisa menghakimi keamanan situs berdasarkan siapa yang memiliki situs tersebut.

Tetapi, memang logikanya makin banyak pengakses suatu situs, makin tinggi minat peretas untuk membobolnya, apalagi kalau itu situs pemerintah musuh yang sering di deface saat sedang ada konflik antar negara.

Biasanya situs yang dimiliki pemerintah kebanyakan merupakan situs layanan masyarakat atau situs yang bermuatan politik sehingga dibandingkan situs perusahaan/swasta relatif lebih banyak pengaksesnya dan lebih banyak orang yang berkepentingan dengan layanan/jasa di situs ini.

Celakanya administrasi situs pemerintah ini kebanyakan kurang diperhatikan dan pada umumnya mudah diretas (kecuali situs yang sengaja dibangun dengan alokasi biaya khusus untuk berkomunikasi dengan publik melalui dunia maya yang menurut pantauan Vaksincom dijaga dengan cukup baik, walaupun pada awal peluncurannya juga sempat dikerjai).

Apakah karena kurangnya kesadaran atas sekuriti atau karena pengelolaan situs yang diserahkan pada pihak ke tiga berdasarkan proyek/tender, dimana jika proyek sudah selesai dan situs sudah dibangun, sudah tidak ada orang yang (merasa) bertanggung jawab atas perawatan dan keamanan situs tersebut.

Padahal, celah keamanan baru selalu ditemukan setiap hari dan untuk mengamankan suatu situs diperlukan stamina untuk selalu mengikuti ancaman terbaru dan melakukan antisipasi sepanjang masa untuk mengatasinya.

Sebenarnya situs web adalah sarana yang sangat efektif (mudah, murah, jangkauan terluas dan bisa diakses kapanpun 1 X 24 jam tanpa perlu ditongkrongi seperti loket layanan) dan jika dimanfaatkan secara optimal akan mampu memberikan manfaat dalam melayani masyarakat baik memberikan informasi, nilai tambah, menghilangkan birokrasi, meningkatkan kepuasan dan mengurangi tatap muka yang pada dasarnya menghabiskan waktu, sumberdaya dan biaya.

Hal ini sukses dimanfaatkan oleh perusahaan komersial seperti internet banking dan pembelian tiket pesawat online. Namun Vaksincom tidak tahu mengapa pemanfaatan web (internet) bagi lembaga-lembaga pemerintah masih kurang optimal, apakah karena kurang pengetahuan atau karena memang kalau di internetkan bisa menyebabkan kerugian finansial bagi sebagian orang di dalam lembaga pemerintah. Mari kita berharap hal ini segera dibenahi.

Menurut pantauan Vaksincom, sampai hari ini, beberapa situs pemerintah yang aktif namun mengandung malware berbahaya menurut pantauan G Data Antivirus adalah sebagai berikut (alamat lengkap disamarkan dengan *** untuk alasan keamanan) :

- http://rpbbi.dephut.go.id/Help/P_01_*****_2010.htm ;mengandung dropper virus Ramnit

- http://jamkesos.depsos.go.id/****/..jpg?? ;mengandung Trojan.Dropper.RYF

- http://download.***.kemdikbud.go.id/buku/20080424100***/ ;mengandung dropper virus Ramnit

- http://bengkulu****.bps.go.id/ ; mengandung virus JS:Trojan.Script.AAL ; gambar dibawah ini :




(jsn/ash)
http://us.images.detik.com/content/2012/08/02/1204/112824_alfons500.jpg Alfons Tanujaya Alfons Tanujaya mantan bankir yang merintis karir di dunia IT sejak tahun 1998, tahun 2000 mendirikan PT. Vaksincom dan aktif mendedikasikan waktu untuk memberikan informasi dan edukasi tentang malware dan sekuriti bagi komunitas IT Indonesia melalui mailing list vaksin@yahoogroups.com. Alfons juga aktif menjadi nara sumber bagi media nasional dan menulis artikel malware dan sekuriti pada media IT terkemuka di Indonesia sampai saat ini. Penggemar kuliner ini dapat dihubungi di alfons@vaksin.com, Facebook dan Twitter @vaksincom.



Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation

    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    BBM Dilepas ke Android & iOS, BlackBerry Bunuh Diri?

    CEO BlackBerry Thorsten Heins akhirnya memastikan bahwa BlackBerry Messenger (BBM) bakal diboyong ke Android dan iOS. Di satu sisi keputusan ini diapresiasi, tapi tak sedikit pula yang menyayangkannya. Sebab dianggap BlackBerry sama saja bunuh diri. Menurut Anda?
    Pro
    59%
    Kontra
    41%


    Must Read close