Alami Lebih dari 2 Tanda Ini? Jangan-jangan Kartu SIM Dikloning Orang

Alami Lebih dari 2 Tanda Ini? Jangan-jangan Kartu SIM Dikloning Orang

Aisyah Kamaliah - detikInet
Rabu, 28 Jul 2021 18:00 WIB
Program registrasi ulang prabayar bagi pelanggan lama, sudah memasuki batas akhir pada hari ini, Senin (30/4/2018).
Tanda kartu sim dikloning. Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Kartu SIM (Simcard) atau ponsel yang dikloning adalah ancaman di era digital dan ada tanda-tandanya. Kalau kamu mengalami beberapa hal ini, lebih dari dua, coba berhati-hati siapa tahu kartu sim kamu sudah dikloning.

Ada tiga metode utama yaitu kloning AMPS, CDMA dan GSM, tapi metode terakhir merupakan yang paling populer sebagaimana dilansir Techlicious.

Kloning GSM caranya dengan menyalin nomor IMEI HP seseorang. IMEI adalah nomor unik yang jadi pengenal sebuah smartphone dan ini bisa didapatkan seseorang dengan hacking.

Nah, dalam skema kloning GSM, ada juga kloning kartu SIM. Akan tetapi, metode ini membutuhkan akses secara langsung kepada kartu SIM untuk bisa disalin menggunakan card reader yang terhubung dengan komputer. Jadi, yang melakukannya pasti pernah kontak dengan kamu.

Jadi apa saja tanda kartu SIM sudah dikloning orang lain? Cek di bawah ini.

1. Pesan meminta restart HP

Kalau tiba-tiba kamu menerima pesan yang meminta HP untuk di-restart, ini salah satu tanda kloning simcard. Kalau di-restart, orang tersebut bisa memanfaatkan waktu untuk mencuri detail SIM selagi HP sedang tidak hidup.

2. Tidak menerima SMS atau telepon

Nomor telepon hanya bisa dipakai di satu SIM. Jadi, kalau simcard sudah dikloning, tanda selanjutnya adalah tidak menerima SMS atau telepon sama sekali. Coba minta bantuan teman untuk mengirim SMS atau telepon, kalau tidak masuk maka patut dicurigai.

3. Menerima SMS dari nomor tidak dikenal

Atau justru kamu mendapatkan SMS atau ada jejak telepon internasional. Parahnya lagi, semua biaya panggilan, internet, atau SMS bakal ditanggung kalian.

4. HP ada di lokasi berbeda

Kamu ada di Jakarta, tapi tiba-tiba saat melacak ponsel dengan aplikasi Find My Device atau Find My iPhone, perangkat justru ditemukan di Surabaya atau bahkan luar negeri.

Terlebih, apabila kamu menemukan ada lebih dari satu perangkat yang terdaftar di aplikasi tetapi kalian cuma memiliki satu Hp. Wah, kemungkinan besar perangkat asing tersebut adalah hasil kloning HP kalian.

5. Tidak bisa pakai aplikasi

Sudah banyak nih two-factor authentication (TFA) untuk mengamankan akun penggunanya. Ini bagus karena jadi memperkuat perlindungan kita. Kode TFA biasanya dikirimkan lewat SMS untuk memastikan bahwa yang mencoba login ke akun benar-benar pemilik akun.

Tapi kalau HP atau kartu SIM kalian sudah dikloning, hacker atau orang tidak bertanggung jawab bisa mendapatkan kode verifikasi tersebut. Orang itu dapat menggunakannya untuk mengakses akun kalian.



Simak Video "Karya Ilustrator Lokal Ini Mejeng di Laman Google Arts and Culture"
[Gambas:Video 20detik]
(ask/ask)