Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
3 Tantangan Transaksi Elektronik via Ponsel

3 Tantangan Transaksi Elektronik via Ponsel


- detikInet

Jakarta - Setidaknya ada tiga hal yang bisa menghambat laju pertumbuhan pengguna jasa transaksi elektronik melalui ponsel.

Demikian menurut Direktur Pemasaran Indosat, Guntur S Siboro. Menurutnya, ketiga hal itu perlu dicarikan solusinya agar layanan mobile payment bisa diimplementasikan di Indonesia.

"Ketiga tantangan itu ialah awareness, merchant, dan mekanismenya," kata dia di sela kerjasama Indosat dan Mandala Airlines, di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta, Selasa petang (29/7/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengakui tidak mudah membangun awareness atau kepedulian masyarakat akan layanan elektronik yang terkesan bersifat non-rill. Misalnya saja penggunaan Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Saat awalnya, nasabah masih lebih suka bertransaksi langsung lewat bank. Kata Guntur, butuh waktu hingga 8-9 tahun sampai kemudian masyarakat terbiasa.

"Nah, apalagi dengan layanan mobile banking. Saya sendiri mulanya masih takut akan layanan ini. Takut salah salah bayar, salah transfer. Tapi setelah setahun intens menggunakan karena keterbatasan waktu, akhirnya terbiasa juga. Malah lebih mudah," jelas Guntur.

Setelah masyarakat sadar akan manfaatnya, lanjut dia, langkah berikut yang harus dijalankan ialah menjalin relasi dengan banyak merchant di banyak tempat. Menurut pria kelahiran Sumatera Utara itu, fungsi merchant sangat penting karena di tempat itulah banyak terjadi transaksi pembayaran.

"Kalau cuma sekali-kali saja transaksinya, mobile payment jadi tidak menarik. Jadi harus ada mitra merchant yang sering dikunjungi pelanggan, misalnya, pasar swalayan, tempat makan, dan pusat perbelanjaan lainnya," tegasnya.

Lalu kemudian, setelah kedua tantangan sebelumnya bisa diatasi, langkah terakhirnya ialah kemudahan pelanggan dalam hal mengakses layanan transaksi elektronik tersebut.

"Nanti juga harus dipikirkan bagaimana caranya agar pelanggan mudah dalam melakukan, misalnya, isi uangnya seperti apa, mekanisme transfernya bagaimana. Kalau itu semua sudah berjalan, tak lama lagi mobile payment segera menjadi tren pembayaran," Guntur menandaskan.

Bagaimana pendapat Anda soal layanan transaksi elektronik via ponsel? Diskusikan saja di
detikINET Forum. (rou/rou)





Hide Ads