VP Marketing Telkom Iskriyono menyebutkan baru 40% yang melakukan transaksi pembayaran elektronik dari seluruh pelanggannya yang mencakup telepon tetap kabel, telepon tetap nirkabel (Flexi), televisi berbayar (Telkom Vision) dan internet broadband (Speedy).
Berangkat dari data itu, BUMN telekomunikasi itu pun kian menggiatkan kerjasama strategisnya dengan pihak bank untuk menggenjot transaksi pembayaran tagihan dengan sistim elektronik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara umum, kerjasama keduanya mencakup penerimaan pembayaran jasa telekomunikasi dan biaya langganan Telkom Vision, autodebet, ATM, Electronic Data Capture serta jenis layanan perbankan lainnya.
Telkom sendiri telah melakukan kerjasama layanan transaksi pembayaran tagihan elektronik dengan 43 bank dan jasa keuangan. Hingga akhir 2008, Telkom berencana menggenapkan kerjasama semacam itu dengan 7 instansi bank lainnya.
"Kami perkirakan jumlah pelanggan Telkom yang menggunakan transaksi elektronik bakal meningkat 50% dari sekarang karena teknologinya yang sudah memungkinkan dan minimnya waktu konsumen untuk transaksi konvensional," tandasnya.
Mau curhat atau punya uneg-uneg seputar operator seluler Indonesia? Sampaikan saja di detikINET Forum.
(rou/ash)