"Sekarang layanan akses internet berkecepatan tinggi ini sudah tersedia dalam jumlah yang besar di ketiga kota tersebut. Hal ini berkat terobasan yang dilakukan oleh Telkom dalam mendatangkan perangkat Speedy," kata EGM Divre VII, Pahala P Hariandja, melalui e-mailnya pada detikINET, Jumat (12/6/2008).
Dengan selesainya penambahan kapasitas ini, maka di Makassar sudah ada penambahan 2.400 satuan sambungan layanan (SSL) yang sudah siap dipasarkan. Sedangkan di Manado sudah ada penambahan sebesar 1.300 SSL dan di Denpasar tersedia 6.500 SSL. Sehingga total penambahan kapasitas Speedy ini sejumlah 10.200 SSL.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Divre VII juga telah memasang perangkat tambahan guna melayani permintaan Speedy oleh pelanggan telepon PSTN yang dicatu dengan fiber optik. "Selama ini mereka tidak bisa terlayani sambungan Speedy. Dengan perangkat tambahan Remote DSLAM ini, maka pelanggan Telkom yang dicatu dengan kabel fiber optik nantinya juga akan bisa berlangganan Speedy.
"Diharapkan kontrak pembagunan Remote DSLAM yang direncanakan selesai semua pada awal Oktober 2008 ini akan menambah jumlah pelanggan Speedy yang sudah ada," tambah Pahala.
Di samping itu, saat ini juga sedang berlangsung pembangunan perangkat Speedy di kota-kota lain di wilayah Divre VII meliputi Ambon, Gorontalo, Jayapura, Kendari, Kupang, Mataram, Parepare dan Palu. Total kapasitas yang sedang dibangun ini mencapai sekitar 150 ribu SSL. Saat ini total pelanggan Speedy di Divre VII sudah mencapai 11 ribu pelanggan.
Bagaimana menurut Anda tentang layanan Speedy? Sampaikan pendapat dan uneg-uneg Anda di detikINET Forum. (rou/dwn)