Direktur Konsumer Telkom I Nyoman G. Wiryanata mengatakan, kebijakan baru ini akan memberikan keuntungan bagi pengguna Speedy. Jadi pelanggan lebih leluasa mengakses internet, berbagai konten dan situs game yang membutuhkan kecepatan tinggi.
Namun di sisi lain, Telkom belum berniat kapasitas kuota pemakaian dan penurunan tarif untuk kelebihan pemakaian Speedy. "Kita masih evaluasi lebih lanjut untuk hal itu," ujarnya dalam jumpa pers di EX Plaza Jakarta, Kamis (22/5/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebab, animo kustomer dinilai kian tinggi. Hal ini terlihat dari rata-rata penambahan pelanggan per hari pada kuartal pertama meningkat dari rata-rata net-add per harinya yang mencapai 567 pelanggan menjadi 1081 pelanggan per hari sejak maret sampai Mei 2008.
Untuk rata-rata penggunaan, setiap pelanggan mengeluarkan Rp 314 ribu per bulan. Meski demikian, nilai tersebut masih kecil secara perseroan. Namun, Nyoman lagi-lagi optimistis dengan menganggap Speedy potensial.
Telkom sendiri telah menginvestasikan Rp 800 miliar untuk bandwidth enhacement dan mengejar target 1,3 juta pelanggan. "Kami serius disini, karena masa depan telekomunikasi ada di broadband," tukas Nyoman.
Mau sharing informasi soal koneksi Speedy? Sampaikan di detikINET Forum.
(rou/ash)