Motto tersebut dianggap cocok dengan skema tarif yang ditawarkannya. Axis memiliki tarif Rp 60 per SMS ke semua operator, Rp 60 per menit untuk panggilan ke sesama pengguna Axis dan Rp 600 per menit untuk ke operator lain.
"Penawaran harga yang rumit di pasar sering menimbulkan kebingungan bagi pelanggan telepon seluler. Pelanggan seluler kerap merasa dipermainkan. Hal ini tidak perlu terjadi," ujar Erik Aas, Presiden Direktur NTS saat konferensi pers peluncuran Axis di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Rabu (23/4/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Erik mengatakan Axis didukung beberapa fitur telekomunikasi seluler terbaru seperti Video Call melalui jaringan 3G dan Multimedia Messaging Services (MMS). Untuk mendukung kinerja jaringan 3G-nya, Axis berencana membangun 500 perangkat Node-B.
Presiden Komisaris Axis, Eng. Saud Al-Daweeh, mengatakan kombinasi populasi Indonesia yang besar dengan penetrasi pengguna seluler yang masih rendah menjadikan Indonesia pasar yang menjanjikan. "Perkiraan kami, lebih dari 150 juta masyarakat Indonesia masih menunggu layanan yang terjangkau," ujarnya.
Saat ini Axis telah beroperasi di Jawa Barat dan Jawa Timur (meneruskan Lippo Telecom-red). Dalam peluncuran kali ini Axis mulai merambah wilayah Jabotabek dan dijanjikan untuk segera menjangkau kawasan lain di Indonesia.
NTS didukung oleh dua pemegang saham besar, yaitu Saudi Telecom Company (STC) dari Arab Saudi dan Maxis Communications dari Malaysia.
Anda punya keluhan seputar layanan operator telekomunikasi? Yuk, ke detikINET Forum
(wsh/wsh)