Jumlah itu naik 1,1 juta dari jumlah pelanggan Flexi tahun 2007 sebanyak 5,6 juta pelanggan. Untuk pencapaian target itu, Flexi salah satunya akan membidik konten sebagai salah satu fokus dalam melakukan ekspansi bisnis fix wireless.
"Tarif Flexi sudah paling kompetitif dalam menggaet new market. Sedangkan konten belum serius dipikirkan untuk men-generate market," ujar Direktur Consumer PT Telkom, I Nyoman Wiryanatha kepada wartawan di Plaza Telkom Margoyoso, Kamis (17/4/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun tahun 2008 ini, PT Telkom optimis bisnis konten bisa menyumbang 10 persen dari Flexi secara keseluruhan. Selain bisnis konten, pihaknya juga akan memberikan pelayanan lebih kepada pelanggannya dalam bentuk total solusi. Karena menurut Nyoman, persaingan telekomunikasi saat ini tidak hanya berpusat pada masalah teknologi maupun voice.
Tetapi pelanggan akan lebih memilih siapa yang lebih memberikan banyak keuntungan, seperti pelayanan yang memuaskan kepada pelanggan. Sementara itu, diakui Nyoman, perang tarif yang dilakukan oleh para operator GSM sempat menggerus pelanggan Flexi. "Tetapi itu hanya awalnya saja," tambah Nyoman.
Karena untuk selanjutnya, jelas dia, para pelanggan akan balik lagi ke Flexi. Sebab tarifnya tidak memakai syarat apapun. Berbeda dengan operator GSM yang memberikan tarif murah tetapi memiliki banyak syarat.
Mau curhat tentang layanan operator? Sampaikan di detikINET Forum.
(fat/dwn)