Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Kesepakatan Bisnis SLJJ Masih Bisa Berubah

Kesepakatan Bisnis SLJJ Masih Bisa Berubah


- detikInet

Jakarta - Kesepakatan bisnis untuk pembukaan kode akses Sambungan Langsung Jarak Jauh (SLJJ) antara Telkom dan Indosat di Balikpapan hanya berlaku sementara hingga akhir tahun ini.

Dirjen Postel Depkominfo, Basuki Yusuf Iskandar mengatakan, kesepakatan interim itu masih bisa berubah. Jika tidak ada perubahan sampai akhir tahun, lanjutnya, maka angka bisnis yang ditawarkan pemerintah dinyatakan sebagai angka tetap.

Pemerintah menawarkan angka kesepakatan sementara untuk service charge ke Indosat sebesar Rp 945 per menit, bukan Rp 1.200 per menit seperti yang diminta Telkom sebelumnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk sementara Telkom dan Indosat sepakat menggunakan angka yang kami tawarkan. Namun, bila dalam negosiasi lanjutan ada perubahan angka, maka yang akan digunakan hasil kesepakatan baru itu," kata Basuki dalam jumpa pers di Gedung Postel, Jakarta, Jumat (4/4/2008).

Ia yakin, langkah pemerintah untuk masuk dalam perundingan bisnis antar kedua operator telepon tetap itu tidak menyalahi aturan sesuai Peraturan Menteri Kominfo No 8/ 2006 tentang interkoneksi. "Kami perlu mengambil tindakan sebagai mediator untuk menjaga aturan ditegakkan," jelasnya.

Pun, Basuki berharap, masyarakat dapat merasakan peningkatan kualitas dan tarif yang murah di layanan SLJJ seiring adanya kompetisi antara Indosat dan Telkom. "Di SLI (Sambungan Langsung Internasional), penurunan harga langsung terjadi ketika kompetisi dibuka. Semoga di SLJJ juga demikian," katanya.

Terkait dengan pelaksanaan pembukaan kode akses di kota selain Balikpapan, menurut dirjen, akan mengacu pada jumlah pelanggan telepon tetap Indosat di masing-masing kota. Dalam Peraturan Menteri Kominfo No. 43/2007, Indosat harus bisa mencapai 30% dari total pelanggan telepon tetap kabel dan 15% telepon nirkabel Telkom di satu kota.

Saat ini secara nasional Telkom memiliki 8,7 juta pelanggan pontap kabel dan enam juta pelanggan pontap nirkabel. Sementara Indosat sendiri hanya memiliki 30 ribu pelanggan pontap kabel dan 500 ribu pontap nirkabel.

Sambut Baik

Secara terpisah, baik Telkom dan Indosat sama-sama menyambut baik tercapainya kesepakatan business to business (B2B) antar kedua belah pihak.

Vice President Public & Marketing Communication Telkom, Eddy Kurnia menyatakan tercapainya kesepakatan B2B dengan bantuan mediasi pemerintah merupakan hasil terbaik yang bisa diraih.

"Telkom telah berusaha untuk akomdatif agar Peraturan Menteri No. 43/P/M.Kominfo/12/2007 tentang kewajiban pembukaan kode akses 01x bisa segera diaplikasikan," ujarnya.

Sementara, Head of Public Relation Indosat, Adita Irawati mengatakan, Indosat akan segera menindaklanjuti kesepakatan interim ini dengan menggelar layanan SLJJ Indosat sebagai alternatif telekomunikasi masyarakat di Balikpapan.

"Untuk saat ini layanan SLJJ Indosat dapat digunakan dari telepon tetap Indosat melalui produk I-Phone dan StarOne, maupun layanan tetap non-Indosat ke seluruh tujuan di enam kota terminasi, yaitu: Jakarta, Medan, Batam, Surabaya, Denpasar, dan Bandung, dengan cara menekan kode prefiks 011," tandasnya. (rou/ash)






Hide Ads