Berangkat dari kekhawatiran itu, Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) mengaku tengah menyiapkan perangkat kebijakan yang diharap bisa mencegah infrastruktur serat optik sepanjang 10 km itu dimonopoli oleh segelintir pihak saja.
"Kami memang ingin infrastruktur sharing di Palapa Ring, namun semangat kompetisi haru tetap jalan terus," lugas Anggota BRTI Koesmarihati dalam diskusi Mastel di Hotel Shangri-La, Jakarta, Rabu (5/3/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tidak ingin enam operator ini bikin kartel supaya operator lain juga bisa ikut menggunakan. Mereka baru sebatas pemilik jaringan, jadi jualannya harus terpisah dan tidak boleh bersekongkol," tuntas mantan dirut Telkomsel ini. (rou/dwn)