Director of Commerce XL, Joy Wahyudi menyatakan, XL sendiri yang akan mendistribusika langsung pemasaran kartu perdana tersebut ke pihak sekolah tanpa melalui pihak ketiga.
"Tiap sekolah kami beri jatah dua ratus kartu perdana. Namun, jika mereka ingin menambah jatah, silakan saja," ujarnya di sela peluncuran program XLent Heroes di Hardrock Cafe, Jakarta, Senin (3/3/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
VP Region Jabodetabek, Dedi Sirath mengatakan, XL mengenakan tarif Rp 300 untuk setiap percakapan pengguna antarkomunitas satu sekolah serta tarif SMS Rp 35 untuk tiap pesan yang terkirim.
"Pengguna cuma dikenakan tarif Rp 300 untuk satu percakapan selama apapun. Dan, kalau dia menelpon ke pengguna XL atau operator lainnya, maka skema tarif yang dipakai mengacu pada program tarif XL Bebas," tandasnya. (rou/dwn)