Hal itu yang dikeluhkan oleh pembaca detikINET, bernama Marlon Keintjem. Internet Web-Content Developer itu merupakan karyawan jarak jauh dari perusahaan yang berkantor di luar negeri. Sehari-hari Marlon mengaku menggunakan koneksi Telkom Speedy.
Matinya koneksi Speedy membuat Marlon dan rekan-rekannya sesama karyawan jarak jauh berpotensi kehilangan pekerjaan. "Walaupun memang saya mempunyai koneksi cadangan dari ISP lain berbasis CDMA ataupun GPRS/3G, tapi Speedy sebagai ISP pilihan awal bagi saya dan teman teman yang tersebar remotely di Indonesia, problem ini bisa menjadi dasar kehilangan pekerjaan kami," ujarnya dalam e-mail yang diterima, Jumat (29/2/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keluhan juga disampaikan pengelola warnet 'Online Warnet' di wilayah Cibadak, Sukabumi. Menurut sang pengelola, yang tidak menyebutkan namanya, koneksi di warnetnya diketahui bermasalah sejak pukul 06.30 WIB.
"Biasa sarapan pagi saya selalu mencoba membuka situs detik.com karena ingin mendapat berita terbaru saat ini dan bisa. Namun sambil itu, saya mencoba membuka situs lain (mungkin servernya di luar negeri) kok "problem loading page", terus coba lagi google, yahoo, friendster error semua," ia bercerita.
Menurut sang pengelola 'Online Warnet' koneksi di warnet itu masih bermasalah hingga pukul 13.38 WIB. "Belum tahu gangguan ini sampai kapan, karena Costumer Service 147 masih belum ada kepastian," ujarnya.
(wsh/wsh)