Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Simalakama Telekomunikasi Berbasis Kabel

Simalakama Telekomunikasi Berbasis Kabel


- detikInet

Jakarta - Meski pembangunan sarana telekomunikasi berbasis kabel tembaga (copper wired) dianggap sudah ketinggalan zaman dan mahal biayanya, namun pemerintah tak jua berani memaksakan pembangunan kabel dengan infrastruktur serat optik.

"Fixed phone dengan copper wired itu sudah out of date dan costly. Namun, kalau operator dipaksa harus investasi menggunakan fibre optic tapi ROI (return of investment atau pengembalian nilai investasi)-nya tidak tercapai, kasihan juga," kata Menkominfo Mohammad Nuh usai Telecommunication Partnership Forum, di Hotel Shangri-La Jakarta, Selasa (26/2/2008).

Menurutnya, kabel dengan serat optik baru akan berfungsi secara optimal saat Indonesia telah memasuki era konvergensi telekomunikasi berbasis protokol internet beberapa tahun mendatang. "Pemanfaatan telepon kabel dengan serat optik mulai kita dorong melalui program USO (telepon pedesaan) nanti," kata Nuh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menteri sendiri mengaku tak ambil pusing mengenai platform pembangunan jaringan layanan, asalkan bisa berfungsi sebagai infrastruktur penghubung antarmasyarakat. "Tidak penting apakah itu fixed line atau seluler, kabel maupun nirkabel. Yang penting bisa buat komunikasi," tandasnya. (rou/ash)





Hide Ads