Sebab, pada saat itulah terjadi peningkatan pengguna layanan data sehingga kini terdapat 174 jaringan HSPA yang beroperasi secara komersial di 76 negara. Secara umum jaringan HSPA tersebut beroperasi pada kecepatan 3,6 Mbps atau lebih.
Hal tersebut ditegaskan oleh President dan CEO Ericsson Carl-Henric Svanberg, dalam konferensi pers yang diadakan dalam rangkaian acara pembuka Mobile WOrld Congress 2008, Senin (11/2/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat ini saja sudah terdapat 180 juta pelanggan WCDMA (Wideband Code Division Multiple Access - red.) di dunia, termasuk HSPA, dengan pertumbuhan sekitar 6,5 juta pelanggan per bulan," paparnya. HSPA sendiri adalah sebuah hasil evolusi natural GSM/WCDMA.
Ditambahkan pula olehnya bahwa beberapa kasus di negara Eropa, trafik data pada jaringan 3G mulai menggungguli trafik suara dengan pertumbuhan antara 50% hingga 1500%, tergantung pada strategi operator.
Teknologi pendukung HSPA pun tumbuh pesat, dengan dukungan Lebih dari 400 terminal bergerak, modul embedded dan piranti konsumer personal yang dipasok oleh 80 vendor telekomunikasi. Bahkan sekitar 250 perusahaan turut menghantarkan layanan HSPA, termasuk didalamnya operator, pemasok dan penyelenggara layanan.
"Dalam waktu yang tak lama lagi, ketika segalanya telah dapat saling berkomunikasi, kita akan melihat kekuatan sesungguhnya dari (teknologi dan layanan) mobile broadband yang akan dapat meningkatkan produktifitas dan kualitas hidup," tandasnya.
Keterangan foto:
- CEO Ericsson Carl-Henric Svanberg saat memberikan keterangan pada acara konferensi pers di acara Mobile World Congress 2008, Barcelona - Spanyol.
"Laporan dari Barcelona" ini terselenggara atas undangan Ericsson Indonesia.
(dbu/dbu)