Presiden Direktur XL, Hasnul Suhaimi mengatakan hasil akhir tahun tersebut melampaui jumlah 5 juta pelanggan baru yang ditargetkan semula.
"Keberhasilan ini merupakan hasil dari strategi penerapan tarif yang ekonomis dan transparan yang mendapatkan respon positif dari masyarakat, penambahan jumlah saluran distribusi dan perbaikan sistem distribusi serta berbagai perubahan di bidang lain selama tahun 2007," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima detikINET, Jumat (11/1/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Secara keseluruhan, kinerja XL di tahun 2007 cukup menggembirakan yang terlihat dari ARPU (rata-rata pendapatan per pelanggan) yang relatif stabil dan EBITDA margin (margin pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi) yang meningkat di tengah persaingan yang semakin ketat. Laporan keuangan yang telah diaudit akan diumumkan pada pertengahan Februari 2008," tukas Hasnul.
"Kami percaya, pasar Indonesia masih sangat potensial. Saat ini kami sedang menunggu keputusan dari BRTI (Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia) tentang penurunan tarif interkoneksi, karena tingginya tarif interkoneksi saat ini mengakibatkan tingginya biaya panggilan ke operator lain dan menyebabkan operator tidak dapat menurunkan tarif panggilan ke operator lain," lanjutnya.
Pada 2007, masih menurut Hasnul, trafik outgoing voice naik menjadi 2,4 kali dibandingkan 2006. Data ini, lanjutnya, sekaligus menunjukkan kebutuhan XL untuk terus meningkatkan kualitas layanannya, termasuk dalam penyediaan jaringan yang memadai, baik dalam sisi besar kapasitas yang tersedia maupun luas area yang dapat dijangkau.
XL, kata Hasnul, telah membangun lebih dari 3.800 unit BTS pada 2007 sehingga jumlah infrastruktur telekomunikasi tersebut per akhir tahun mencapai lebih dari 11.000 unit BTS.
"Penambahan lebih dari 3.800 BTS ini lebih tinggi daripada rencana awal dan dilakukan dengan belanja modal (capex) yang relatif sama dengan rencana semula yaitu sebesar US$ 700 juta. Hal ini dapat terjadi karena XL berhasil melakukan belanja modal secara efisien. Dengan jumlah BTS baru lebih dari rencana awal disertai dengan perbaikan dalam network optimization, mengakibatkan XL berhasil untuk melayani peningkatan trafik outgoing voice menjadi 2,4 kali dengan kualitas yang relatif tetap baik," tandasnya.
(rou/dwn)