Direktur Telekomunikasi Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi, Budi Santoso, mengatakan penetrasi telepon tetap kabel di Indonesia masih belum beranjak dari sekitar 8 juta sambungan pelanggan.
"Berbeda dengan layanan seluler yang tahun ini kami perkirakan menembus 80 juta. Telepon kabel masih stagnan, tahun depan kami menargetkan setidaknya bisa bertambah 1,2 juta pelanggan," ujarnya di sela-sela Infrastructure Telecommunication Summit di Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu (12/12/2007).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Budi mengaku belum tahu kapan tender itu akan digelar. Ia menggarisbawahi pemerintah akan membuat regulasi untuk mendukung pertumbuhan telepon tetap kabel.
Regulasi tersebut, lanjutnya, juga akan mencakup layanan telekomunikasi lainnya. "Ke depan, kami janjikan tidak ada monopoli. Sehingga kompetisi lebih bagus lagi dan tarif akan semakin kompetitif," ia mengatakan.
Budi melanjutkan, pertumbuhan seluler juga masih ada masalah karena sebagain besar operator masih fokus melayani daerah yang terbilang gemuk saja. Oleh sebab itu, pemerintah menurut Budi akan membuat aturan yang mengakomodir semua tantangan kemajuan teknologi supaya penyebarannya bisa lebih merata. Β Tahun 2008, Budi memprediksi akan terjadi pertumbuhan pesat di layanan seluler. Pada 2008, ujarnya, layanan seluler sekurang-kurangnya akan mencapai 90 juta pelanggan.
(wsh/wsh)