Elon Musk kembali bersaksi dalam persidangan terkait gugatannya terhadap OpenAI, CEO Sam Altman, dan Greg Brockman. Dalam kesaksian terbarunya, Musk mengaku startup xAI miliknya menggunakan model OpenAI untuk meningkatkan modelnya sendiri.
Di pengadilan federal California, Musk ditanya apakah xAI menggunakan teknik distilasi mengandalkan model OpenAI untuk melatih chatbot Grok. Musk awalnya menghindari pertanyaan tersebut dengan menjawab bahwa semua perusahaan AI melakukan teknik distilasi.
Ketika ditanya apakah jawabannya itu berarti "iya", Musk mengatakan, "Sebagian." Ketika didesak, Musk mengatakan, "Sudah menjadi praktik standar untuk menggunakan model AI lain untuk memvalidasi AI Anda."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Distilasi merupakan praktik umum di industri AI, di mana model AI yang lebih besar dipakai untuk melatih model AI yang lebih kecil. Metode ini bisa dipakai secara sah oleh perusahaan yang menggunakan model AI milik mereka sendiri untuk melatih model lainnya.
Namun, praktek ini kadang dipakai oleh laboratorium AI kecil untuk membuat model mereka dapat meniru kinerja model lain yang lebih besar. Distilasi mungkin tidak ilegal sepenuhnya, tapi dapat melanggar ketentuan layanan yang ditetapkan perusahaan.
OpenAI, Anthropic, dan Google kabarnya telah meluncurkan inisiatif lewat Frontier Model Forum untuk berbagi informasi tentang bagaimana melawan percobaan distilasi oleh perusahaan China.
Distilasi biasanya melibatkan kueri sistematis terhadap model untuk mempelajari cara kerja internalnya. Untuk mencegah upaya distilasi, laboratorium AI frontier berupaya mencegah pengguna melakukan kueri massal yang mencurigakan.
OpenAI sebelumnya menuduh DeepSeek melakukan distilasi terhadap modelnya, dan Anthropic secara spesifik menyebut DeepSeek, Moonshot, dan MiniMax melakukan distilasi, seperti dikutip dari The Verge, Jumat (1/5/2026).
Masih dalam kesaksian yang sama, Musk ditanya soal klaimnya bahwa xAI akan menyalip perusahaan AI mana pun selain Google. Ia menjawab bahwa perusahaan AI nomor satu adalah Anthropic, diikuti oleh OpenAI, Google, dan model open source dari China. Ia menyebut xAI sebagai perusahaan yang jauh lebih kecil dengan hanya beberapa ratus pegawai.
(vmp/vmp)
