Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Inklusivitas dan Kesetaraan Gender Jadi Kunci Transformasi Telkom

Inklusivitas dan Kesetaraan Gender Jadi Kunci Transformasi Telkom


Agus Tri Haryanto - detikInet

gedung telkom
Foto: Telkom
Jakarta -

Transformasi digital TelkomGroup tidak hanya berkaitan dengan pengembangan teknologi dan infrastruktur, tetapi juga penguatan sumber daya manusia.

Telkom menempatkan keberagaman, inklusivitas, dan kepemimpinan perempuan sebagai bagian dari strategi membangun organisasi yang mampu menghadapi perubahan industri digital.

Komitmen tersebut dijalankan melalui pilar Empower Our People dalam strategi environmental, social, and governance (ESG) TelkomGroup yang disebut GoZero%. Pilar ini menempatkan pengembangan sumber daya manusia sebagai salah satu faktor utama keberhasilan transformasi perusahaan.

Bagi TelkomGroup, penguatan sumber daya manusia menjadi bagian penting di tengah perubahan kebutuhan industri digital. Selain keberagaman dalam kepemimpinan, perusahaan juga mendorong peningkatan kompetensi talenta agar selaras dengan kebutuhan industri digital masa depan.

Pada 2025, 20,2% karyawan TelkomGroup merupakan digital talent. Pengembangan kompetensi tersebut menjadi bagian dari upaya TelkomGroup menyiapkan sumber daya manusia menghadapi perkembangan industri digital.

Komitmen terhadap keberagaman dan inklusivitas tersebut menjadi bagian dari agenda transformasi TelkomGroup secara keseluruhan. Perusahaan tidak hanya berfokus pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga berupaya menciptakan nilai jangka panjang bagi pemangku kepentingan.

Vice President Sustainability Telkom Gunawan Wasisto Ciptaning Andri menegaskan keberlanjutan telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari strategi pertumbuhan perusahaan.

"Bagi TelkomGroup, sustainability bukan sekadar pemenuhan aspek kepatuhan, melainkan bagian integral dari strategi perusahaan dalam menciptakan pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan sekaligus memperkuat daya saing di era digital," ujar Gunawan.

Pilar Empower Our People juga menunjukkan bahwa transformasi TelkomGroup tidak hanya berbicara mengenai teknologi. Pengembangan talenta dan pembentukan budaya yang inklusif menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memastikan transformasi berjalan dengan dukungan sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Selain pengembangan talenta, perusahaan BUMN ini juga mencatat penguatan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Sepanjang 2025, Telkom mencatat 12,6% UMK binaan berhasil naik kelas, melampaui target tahunan sebesar 10%. Jumlah UMK yang mendapatkan pembinaan juga mencapai 24.646 UMK, meningkat dari 18.102 UMK pada 2024.

Dengan pendekatan tersebut, transformasi TelkomGroup tidak hanya diarahkan untuk memperkuat bisnis digital, tetapi juga membangun organisasi yang lebih beragam, inklusif, dan siap menghadapi perubahan industri.



(agt/fay)




Hide Ads