Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Video Call, Streaming, atau Game Masih Terganggu di Jaringan 5G, Kenapa?

Video Call, Streaming, atau Game Masih Terganggu di Jaringan 5G, Kenapa?


Agus Tri Haryanto - detikInet

Telkomsel menggelar showcase 5G di ajang rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi G20 di Bali. Beragam ekosistemteknologi digital  karya anak bangsa pun diperlihatkan.
Foto: dok. Telkomsel
Jakarta -

Ringkasan

Jaringan 5G tidak otomatis membuat video call, streaming, dan game bebas gangguan. Masing-masing aktivitas memiliki kebutuhan jaringan berbeda: streaming membutuhkan bandwidth stabil, video call membutuhkan koneksi upload-download dan latensi rendah, sedangkan game sangat sensitif terhadap latensi, jitter, dan packet loss. Data Opensignal menunjukkan 5G di Indonesia secara umum sudah memberikan pengalaman yang baik untuk video dan game, tetapi kondisi jaringan di lokasi dan waktu penggunaan tetap menentukan pengalaman pengguna.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jaringan 5G menawarkan kecepatan lebih tinggi dan latensi lebih rendah dibandingkan generasi sebelumnya. Namun, bukan berarti semua aktivitas digital seperti video call, streaming film, atau bermain game online otomatis bebas gangguan.

Dalam kondisi tertentu, pengguna masih bisa mengalami video call patah-patah, streaming buffering, atau karakter game terlambat merespons, meski ikon 5G muncul dan sinyal terlihat penuh.

ADVERTISEMENT

Masalahnya, pengalaman menggunakan internet tidak hanya ditentukan oleh seberapa tinggi kecepatan download. Latensi, jitter, packet loss, kapasitas jaringan, kualitas upload, hingga lokasi server aplikasi juga ikut menentukan.

5G Bukan Jaminan Semua Aplikasi Lancar

Keunggulan 5G memang salah satunya terletak pada kecepatan dan latensi yang lebih rendah daripada 4G. Akan tetapi, setiap aktivitas membutuhkan karakteristik jaringan yang berbeda.

Untuk streaming video, misalnya, pengguna lebih membutuhkan bandwidth yang stabil agar video dapat diputar dengan kualitas tinggi tanpa buffering. Sementara video call membutuhkan kombinasi bandwidth upload-download, latensi rendah, dan koneksi yang stabil.

Game online bahkan lebih sensitif terhadap latensi, jitter, dan packet loss dibandingkan sekadar kecepatan download.

Hal ini terlihat dari metodologi Opensignal yang mengukur pengalaman bermain game berdasarkan latensi, jitter atau perubahan latensi, serta packet loss. Menurut perusahaan analitik independen itu, ketiga parameter tersebut berpengaruh langsung terhadap kemampuan pemain mendapatkan respons secara cepat dari game.

1. Video Call Terganggu karena Upload dan Latensi

Saat melakukan video call, banyak pengguna hanya memperhatikan kecepatan download. Padahal, aplikasi video call juga membutuhkan koneksi upload yang stabil karena kamera pengguna harus terus mengirimkan data video dan audio ke server atau lawan bicara.

Jika upload terganggu, efeknya bisa berupa gambar lawan bicara yang membeku, kualitas video turun, suara tersendat, atau percakapan mengalami jeda.

Selain itu, latensi juga sangat penting. Semakin tinggi latensi, semakin lama waktu yang dibutuhkan data untuk pergi dari perangkat ke server atau perangkat lawan bicara dan kembali lagi.

Opensignal memasukkan latency, packet loss, dan jitter sebagai bagian dari parameter teknis yang memengaruhi pengalaman aplikasi real-time. Dalam pengukuran kualitas koneksi, Opensignal bahkan mengukur kemampuan pengguna menjalankan aktivitas seperti video call, mengunggah gambar, dan aplikasi yang membutuhkan respons jaringan secara cepat.

Jadi, 5G dengan kecepatan download tinggi belum tentu menghasilkan video call yang mulus jika latensinya tinggi atau terjadi packet loss.

2. Streaming Bisa Buffering Meski 5G

Streaming video memiliki kebutuhan yang sedikit berbeda. Pada layanan seperti YouTube, Netflix, atau platform streaming lainnya, sistem biasanya menggunakan adaptive bitrate streaming (ABR). Teknologi ini secara otomatis menyesuaikan kualitas video dengan kondisi koneksi pengguna.

Opensignal menjelaskan bahwa pengukuran 5G Video Experience memperhitungkan kualitas gambar, waktu yang dibutuhkan video untuk mulai diputar, serta tingkat stalling atau terhentinya pemutaran video. Pengujian mereka juga mencakup video dengan resolusi Full HD hingga 4K.

Artinya, ketika jaringan 5G mengalami fluktuasi, aplikasi streaming dapat menurunkan resolusi video agar pemutaran tetap berlangsung.

Dalam kondisi yang lebih buruk, ketika kapasitas koneksi turun terlalu jauh atau terjadi kehilangan paket, pengguna bisa mengalami buffering meski indikator 5G masih muncul.

Telkomsel 5GTitik jangkauan Telkomsel 5G Foto: Adi Fida Rahman/detikINET

3. Game Online Lebih Sensitif terhadap Latensi

Untuk game online, persoalannya berbeda lagi. Game multiplayer tidak selalu membutuhkan bandwidth sebesar streaming video, tetapi respons jaringan menjadi sangat penting.

Bayangkan ketika pemain menekan tombol untuk menembak atau menggerakkan karakter. Perintah tersebut harus dikirim ke server game dan hasilnya dikembalikan ke perangkat.

Jika latensi tinggi, respons karakter bisa terasa terlambat. Jika terjadi jitter, waktu respons menjadi tidak konsisten. Sementara jika terjadi packet loss, sebagian data tidak sampai ke tujuan.

Opensignal menjelaskan bahwa Games Experience mereka memang mengukur ketiga faktor tersebut-latensi, jitter, dan packet loss-karena ketiganya memengaruhi pengalaman bermain game multiplayer secara real-time.

Jadi, pemain tidak selalu membutuhkan angka download speed yang sangat tinggi. Yang lebih penting adalah koneksi yang stabil dan responsif.

4. Sinyal Penuh Belum Tentu Jaringan Tidak Padat

Ini juga berkaitan dengan persoalan yang sering muncul pada jaringan 5G: bar sinyal penuh tidak sama dengan kapasitas jaringan penuh.

Smartphone bisa menerima sinyal radio dengan kuat, tetapi BTS yang melayani area tersebut sedang menangani banyak pengguna sekaligus. Kondisi tersebut bisa terjadi di stadion, mal, konser, stasiun, bandara, maupun kawasan perkantoran.

Bahkan sebuah penelitian yang dilakukan terhadap jaringan 4G/5G di Notre Dame Stadium dan dipublikasikan pada Juli 2026 menemukan bahwa lonjakan kepadatan pengguna saat pertandingan dapat menekan performa jaringan, terutama pada uplink dan latensi. Studi tersebut menemukan kesenjangan performa uplink yang signifikan ketika stadion dipenuhi penonton.

Situasi seperti ini relevan untuk menjelaskan mengapa video call atau aktivitas yang membutuhkan upload dapat terganggu ketika berada di lokasi yang sangat ramai.

5. Server Aplikasi Bisa Menjadi Faktor

Koneksi pengguna juga bukan satu-satunya jalur yang menentukan kualitas pengalaman.

Data dari smartphone harus melewati jaringan operator menuju server aplikasi. Karena itu, jarak dan kondisi koneksi menuju server juga dapat memengaruhi latensi.

Hal tersebut sangat terasa pada game online. Opensignal dalam metodologinya menguji pengalaman game dengan menghubungkan perangkat pengguna ke server game yang berada di berbagai lokasi di dunia.

Dengan demikian, meskipun koneksi 5G antara HP dan BTS bagus, pengalaman bermain game tetap dapat dipengaruhi oleh jalur setelah data meninggalkan jaringan operator.

6. Streaming dan Video Call Tidak Hanya Membutuhkan Download

Perbedaan kebutuhan masing-masing aktivitas menjadi penting untuk dipahami.

Streaming: membutuhkan bandwidth download yang cukup dan stabil.

Video call: membutuhkan kombinasi download, upload, latensi rendah, dan koneksi stabil.

Game online: lebih sensitif terhadap latensi, jitter, dan packet loss.

Karena kebutuhan tersebut berbeda, satu koneksi 5G bisa saja sangat bagus untuk mengunduh file tetapi kurang ideal untuk aktivitas real-time jika terjadi masalah pada latensi atau packet loss.

Telkomsel melalui Dunia Games selalu hadir untuk menjadi pendukung utama bagi industri ini melalui ajang kompetisi. Dengan meningkatkan kualitas jaringan broadband 4G LTE untuk memastikan Layanan game online mendapatkan jaringan yang sangat bagus dengan kecepatan tinggi dan latensi yang rendah sehingga para gamers dapat menikmati game online dengan nyaman.Telkomsel melalui Dunia Games selalu hadir untuk menjadi pendukung utama bagi industri ini melalui ajang kompetisi. Dengan meningkatkan kualitas jaringan broadband 4G LTE untuk memastikan Layanan game online mendapatkan jaringan yang sangat bagus dengan kecepatan tinggi dan latensi yang rendah sehingga para gamers dapat menikmati game online dengan nyaman. Foto: dok. Telkomsel

7. Pengalaman 5G di Indonesia Sebenarnya Sudah Baik

Meski masih ada kondisi tertentu yang menyebabkan gangguan, bukan berarti 5G di Indonesia secara umum buruk.

Dalam laporan Opensignal Desember 2025, pengalaman pengguna Indonesia ketika bermain game melalui 5G berada dalam kategori Excellent untuk seluruh operator yang diukur. Telkomsel memperoleh skor 88,9, XL 88,8, dan IM3 87,7. Opensignal menyebut kategori Excellent berarti sebagian besar pengguna merasakan permainan terkendali dan hampir tidak mengalami jeda yang terasa.

Pada metrik 5G Video Experience, Telkomsel memperoleh 74,4, XL 72,4, dan IM3 71,8. Opensignal menyatakan secara rata-rata pengguna dapat melakukan streaming video hingga 1080p atau lebih dengan waktu pemuatan yang memadai dan gangguan pemutaran yang minimal.

Data tersebut menunjukkan bahwa 5G memang dapat memberikan pengalaman yang baik untuk streaming maupun game, tetapi hasil yang diterima setiap pengguna tetap bergantung pada kondisi jaringan saat digunakan.

Cara Mengatasi Video Call, Streaming, atau Game yang Terganggu

Jika mengalami gangguan meski sudah terhubung ke 5G, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan.

1. Coba berpindah lokasi

Jika berada di dalam gedung atau lokasi yang padat, berpindah beberapa meter atau mendekati area terbuka dapat mengubah kualitas koneksi.

2. Cek kondisi upload dan download

Jangan hanya melihat kecepatan download. Untuk video call, kualitas upload juga penting.

3. Lakukan refresh jaringan

Pengguna dapat mengaktifkan Mode Pesawat selama beberapa detik kemudian menonaktifkannya kembali.

4. Perhatikan waktu penggunaan

Jika gangguan hanya muncul pada jam sibuk atau lokasi yang sangat ramai, kemungkinan terjadi peningkatan beban jaringan.

5. Untuk game online, periksa server yang digunakan

Latensi menuju server yang jauh dapat membuat respons game lebih lambat meski koneksi 5G ke BTS memiliki kecepatan tinggi.

Jadi, Kenapa 5G Masih Bisa Terganggu?

5G memang menawarkan kecepatan dan latensi yang lebih baik, tetapi kualitas pengalaman aplikasi tidak ditentukan oleh ikon 5G atau angka download speed semata.

Video call membutuhkan koneksi dua arah yang stabil, streaming membutuhkan bandwidth yang konsisten, sedangkan game online sangat sensitif terhadap latensi, jitter, dan packet loss.

Oleh sebab itu, ketika video call patah-patah, streaming buffering, atau game mengalami lag, pengguna sebaiknya tidak langsung menyimpulkan bahwa 5G tidak bekerja. Kapasitas jaringan, kepadatan pengguna, kualitas upload, kondisi radio, perangkat, dan jalur menuju server aplikasi perlu ikut diperiksa.

FAQ

1. Kenapa video call masih patah-patah meski HP sudah 5G?

Video call tidak hanya membutuhkan download cepat, tetapi juga upload yang stabil, latensi rendah, dan minim packet loss. Kepadatan jaringan dapat membuat kualitas video call menurun meski sinyal 5G terlihat penuh.

2. Kenapa streaming masih buffering di jaringan 5G?

Streaming membutuhkan bandwidth yang stabil. Jika kapasitas jaringan berfluktuasi atau terjadi packet loss, aplikasi dapat menurunkan kualitas video atau mengalami buffering.

3. Kenapa game online masih lag di 5G?

Game multiplayer sangat dipengaruhi latensi, jitter, dan packet loss, bukan hanya kecepatan download. Opensignal menggunakan ketiga parameter tersebut dalam mengukur pengalaman bermain game di jaringan seluler.

4. Apakah sinyal 5G penuh berarti koneksi pasti bagus?

Tidak. Bar sinyal menunjukkan kekuatan penerimaan sinyal, sedangkan kualitas pengalaman juga dipengaruhi kapasitas jaringan, kepadatan pengguna, latensi, packet loss, dan kualitas koneksi menuju server.

5. Apa yang bisa dilakukan jika aktivitas di 5G masih terganggu?

Coba berpindah lokasi, lakukan refresh jaringan, cek kecepatan upload dan download, coba pada waktu berbeda, dan untuk game periksa latensi menuju server. Jika masalah terus terjadi di lokasi yang sama, pengguna dapat melaporkannya kepada operator.



(agt/rns)




Hide Ads
LIVE